Berita

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief (kanan) dan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Pernyataan Andi Arief Menunjukkan Ada Faksi PDIP Yang Friendly Dengan Demokrat

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 16:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief soal "kubu PDIP bukan Hasto" adalah ekspresi karena Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang menutup pinti PDIP berkoalisi dengan Demokrat pada Pipres 2020.

Andi Arief mengaku sudah menjalin komunikasi dengan banyak partai politik menuju 2024. Termasuk PDIP yang dia sebut bukan kubu Hasto.

"Kami sudah menjalin komunikasi dengan PKS, Golkar, PKB, PPP, Nasdem, Gerindra dan PDIP (bukan kubu Hasto). Pembicaraan kami mendukung penanggulangan Covid-19. PAN juga sudah," ujar Andi Arief.


Analisa Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, ungkapan Andi Arief tersebut wajar setelah Hasto "mengharamkan" PDIP berkoalisi dengan Demokrat.

"Itu sebagai bentuk serangan balik ke Hasto yang mengharamkan PDIP koalisi dengan Demokrat," ujar Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (4/6).

Pada sisi lain, lanjut Adi Prayitno, Andi Arief juga ingin menunjukkan kepada publik bahwa ada faksi PDIP di luar Hasto yang berbeda haluan.

Kubu bukan Hasto tersebut diyakini lebih menerima untuk berkomunikasi dengan Demokrat.

"Faksi PDIP non PDIP Hasto sepertinya lebih friendly ke Demokrat, beda dengan Hasto yang dinilai hitam putih melihat persoalan politik," ucap Adi Prayitno.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya