Berita

Foto awak KRI Nanggala-402 KRI dipajang dalam upacara pemberian tanda kehormatan dan kenaikan pangkat luar di Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (29/4)./Net

Nusantara

40 Hari Tragedi KRI Nanggala-402 Diperingati

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 22:19 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah, khususnya TNI Angkatan Laut, berkomitmen terus memberikan perhatian kepada keluarga awak KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali, bulan April lalu.

Dalam tragedi itu sebanyak 53 awak KRI Nanggala tewas. Sebab-sebab kecelakaan masih menjadi misteri, dan pemerintah telah menghentikan upaya mengangkat bangai kapal yang berada di kedalam 850 meter.

Komitmen TNI Angakatan Laut menjaga keluarga awak KRI Nanggala-402 disampaikan Kepala Staf TNI AL Laksamana Yudo Margono dalam  peringatan 40 hari tragedi itu di Markas Koarmada II, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Kamis malam (3/6).


Bentuk bantuan yang diberikan termasuk beasiswa dan bantuan perumahan, serta berbagai bantuan lain. KSAL Laksamana Yudo mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian berbagai pihak yang ikut memberikan bantuan.

Laksamana Yudo juga mengatakan, tragedi KRI Nanggala-402 menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah, Kementerian Pertahanan, dan TNI AL.

Peringatan 40 hari tragedi KRI Nanggala-402 diawali shalat Mahgrib berjamaah dilanjutkan tahlil dan pembacaan Surat Yasin, dan doa bersawa.

Laksamana Yudo juga meletakkan batu pertama pembangunan monumen di lingkungan Markas Koarmada II.

Dalam kegiatan ini, TNI AL mengundang perwakilan keluarga awak KRI Nanggala-402 dan pihak-pihak yang ikut memberikan bantuan untuk keluarga awak KRI Nanggala-402 baik dari lingkungan instansi pemerintah maupun swasta, seperti PT Priamanaya Energy.

Bantuan dari PT Priamanaya Energy diberikan awal Mei lalu. MoU kerjasama ditandatangani Ketua Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Mayjen TNI (Purn) Musa Bangun dan Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Kementerian Pertahanan, awal Mei lalu.

Direktur Utama PT Priamanaya Energi Raditya Priamanaya Djan juga hadir dalam peringatan 40 hari tragedi Nanggala-402 ini.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya