Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar/Net

Politik

DPP LPPI: Miris, Mereka Mengaku WNI Tapi Menolak TWK Serta Tidak Menerima Hasilnya

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Upaya perlawanan yang dilakukan para mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai proses alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN) menimbulkan pertanyaan besar dan disesali Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (LPPI).

"Sangat disayangkan oleh masyarakat, sikap yang dilakukan oleh mantan pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) tidak menerima hasil TWK," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI), Dedi Siregar, Kamis (3/6).

Dedi menegaskan pihaknya solid mendukung langkah komisioner KPK yang sah dengan melantik para pegawai yang lulus TWK. Menurut Dedi, Komisioner KPK sudah menjalankan aturan yang benar, yang dimulai dengan melakukan tes calon pegawai KPK alih status.


Komisioner KPK yang dikomandoi Firli Bahuri juga dinilai masih berada dalam koridor yang benar dalam melaksanakan tugas pemberantasan korupsi di Indonesia.

Selain itu, LPPI juga menilai Komisioner KPK sangat komitmen dalam melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo tentang polemik alih status pegawai komisi antirasuah itu.

Sehingga proses alih status pegawai KPK menjadi ASN sudah selesai dan final.

"Menurut kami miris apabila mereka yang mengaku WNI menolak TWK serta tidak menerima hasilnya. Kami heran, 75 pegawai yang tidak lolos TWK masih keras melawan keputusan yang ditetapkan UU. Sebagai warga negara yang baik dan demi masa depan KPK harusnya siap dan menerima hasil TWK," tutur Dedi.

"Kita sudahi polemik yang banyak menyita energi kita saat ini, sehingga tidak memperkeruh polemik di internal KPK. Kami mendukung pihak KPK menjalankan tugas seperti biasa melakukan tugasnya memberikan efek jera pada pelaku korupsi di tanah air," tandasnya.

Proses alih status pegawa KPK ini diusulkan diikuti oleh 1.357 peserta. Namun, dari jumlah tersebut, peserta yang hadir sebanyak 1.349 peserta, sementara 8 peserta tidak hadir.

Dari hasil asesmen TWK tersebut, 1.274 peserta dinyatakan memenuhi syarat, dan 75 peserta dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Selanjutnya, dari 75 nama pegawai yang berstatus TMS telah dilakukan asesmen oleh KPK tersebut. Dan sejumlah 24 peserta dinyatakan memenuhi syarat.

Proses asesmen ini pun berakhir seiring pelantikan 1.271 pegawai KPK menjadi ASN oleh Ketua KPK Firli Bahuri pada Selasa kemarin (1/6).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya