Berita

Tokoh HAM asal Papua, Natalius Pigai/Net

Politik

Colek Jokowi, Natalius Pigai: Bu Menkeu Tidak Punya Etika..

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 14:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati tidak tepat membandingkan data pengangguran periode Februari 2021 (8,75 juta) dengan Agustus 2020 (9,77 juta orang).

"Bu Menkeu tidak punya etika. Pakai data year on year saja dong," kata tokoh HAM asal Papua, Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/6).

Dia pun mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS). Yaitu, angka pengangguran di Indonesia pada Februari 2021 (8,75 juta) lebih tinggi jika dibandingkan dengan Februari 2020 (6,93 juta orang).


"Naik sebesar 1,82 juta orang," ujar Natalius Pigai.

Mantan Komisioner Komnas HAM itu seperti kesal dengan cara Menkeu menyajikan data pengangguran.

"Apalagi, data yang dirujuk Menteri Keuangan itu sudah lewat satu kuartal, sebelum kabar terbaru penutupan sejumlah perusahaan diumumkan dimana-diamana. Kita bukan bodoh Bu," kata Natalius Pigai yang juga dia posting di akun Twittwr dengan mencolek akun Presiden Joko Widodo.

Dalam pidato pada Rapat Paripurna di DPR, Jakarta, Senin (31/5), Menkeu SMI mengatakan tingkat pengangguran di Indonesia telah mengalami penurunan. Hal itu didorong oleh naiknya penciptaan lapangan kerja baru.

Meski ekonomi Indonesia masih mengalami kontraksi, namun pemulihan ekonomi yang terjadi mampu memunculkan tren penciptaan lapangan kerja baru. Saat ini sudah ada 2,61 juta lapangan kerja baru.

SMI menerangkan, pertumbuhan lapangan kerja yang berkualitas dicapai karena pemerintah melakukan reformasi struktural. Mulai dari melakukan implementasi UU Cipta Kerja beserta aturan turunannya, pembangunan infrastruktur dasar dan digital, peningkatan penguasaan teknologi, peningkatan efisiensi produksi, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya