Berita

Serangan Israel selama 11 hari ke Gaza pertengahan Mei lalu memberikan dampak yang luas pada fasilitas serta layanan kesehatan di wilayah kantung Palestina tersebut/Reuters

Dunia

WHO: Pasca Serangan Israel, Ratusan Ribu Warga Palestina Butuh Bantuan Kesehatan

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 12:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan Israel selama 11 hari ke Gaza pertengahan Mei lalu memberikan dampak yang luas pada fasilitas serta layanan kesehatan di wilayah kantung Palestina tersebut.

Dalam sebuah pernyataan terbaru, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan soal kebutuhan kesehatan yang mengejutkan di seluruh wilayah Palestina. Pasalnya, serangan terbaru Israel tersebut memicu perpindahan penduduk yang lebih masif dan memperburuk krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.

“Lebih dari 77 ribu orang mengungsi dan sekitar 30 fasilitas kesehatan rusak,” begitu kata WHO seperti dikabarkan Al Jazeera (Kamis, 3/6).


Pernyataan itu dibuat setelah perwakilan PBB dan Palang Merah mengunjungi Jalur Gaza yang terkepung untuk meninjau kehancuran dari pemboman 11 hari yang dilancarkan oleh Israel.

Diketahui bahwa serangan yang dilancarkan pada 10 Mei lalu menyebabkan sedikitnya 254 warga Palestina meninggal dunia, 66 di antaranya adalah anak-anak.

Bukan hanya itu, serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah, sekolah, rumah sakit serta infrastruktur penting lainnya di Gaza.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya