Berita

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem, Moh Haerul Amri/RMOL

Politik

Dukung Kapolri Izinkan Liga 1 Dan Liga 2, Nasdem Ingatkan Penerapan Prokes Covid-19

RABU, 02 JUNI 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Nasional Demokrat mengapresiasi keputusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan  izin keramaian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021-2022.

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Nasdem, Moh Haerul Amri mengatakan, pemberian izin Kapolri itu akan membawa angin segar bagi para pegiar bola di Indonesia.

"Izin dari Polri ini tentu angin segar bagi pecinta sepak bola di tanah air," terang pria yang kairb disapa Gus Aam, Rabu (02/06).


Politisi yang juga Sekjend Garda Pemuda DPP Partai Nasdem itu berharap, di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) keputusan Kapoltri disambut dengan penyelenggaraan liga sepak bola yang tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

"Artinya karena ini masih dalam suasana pandemi Covid 19, penerapan prokes ketat sebagaimana menjadi ketentuan harus benar-benar ditaati," ungkapnya.

Dalam pandangan Wakil Ketua Umum GP Ansor itu, jangan sampai penyelenggaraan liga sepak bola kasta tertingi Indonesia itu justru mengakibatkan munculnya klaster penyebaran Covid-19 baru.

"Makanya ini harus diantisipasi, dengan cara semua pihak menaati aturan dan menerapkan prokes dengan ketat," paparnya.

Aam juga meminta para suporter klub bisa memberikan dukungan dengan tetap disiplin mengikuti aturan yang berlaku.

"Semoga kompetisi liga 1 dan liga 2 ini bisa berjalan dengan sportif, sukses dan berjalan lancar seperti harapan semua pihak," pungkasnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali pada Senin (31/5) lalu menerima izin keramaian kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia musim 2021-2022  dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya