Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Profesor Swedia: Virus Corona Bocor Dari Lab Wuhan Sangat Mungkin, Bukan Teori Konspirasi

SELASA, 01 JUNI 2021 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebocoran virus corona dari laboratorium sangat mungkin dan bukan sebuah teori konspirasi. Untuk itu diperlukan penyelidikan secara mendetail atas apa yang terjadi di Institut Virologi Wuhan (WIV).

Seorang profesor virologi di Universitas Ume Swedia, Frederik Elgh mengatakan sangat penting untuk menyelidiki apakah virus corona berawal dari lab Wuhan.

Secara pribadi, ia menyebut tidak masuk akal bahwa pihak berwenang, termasuk Badan Kontingensi Sipil Swedia (MSB) telah melabeli kemungkinan tersebut sebagai teori konspirasi.


Awal bulan lalu, sebuah brosur MSB menyatakan virus corona berasal dari lab Wuhan merupakan cara untuk mencari kambing hitam.

Namun menurut Elgh, penyelidikan menyeluruh diperlukan untuk menentukan asal-usul virus.

"Ada protokol penelitian sehingga Anda dapat menyelidiki menit demi menit apa yang terjadi. Belum lagi semua virus yang ada di laboratorium disimpan di freezer. Anda harus melaluinya secara detail,” kata Elgh kepada surat kabar Aftonbladet.

Dalam sebuah artikel di surat kabar ilmiah Forskning och Framsteg, Elgh mengatakan ada banyak contoh sejarah tentang bagaimana penyakit menular telah bocor dari laboratorium. Salah satunya adalah SARS yang menyebar dari laboratorium di Singapura pada tahun 2003. Elgh sendiri terlibat dan bekerja setelah wabah SARS.

Elgh menekankan, lab di Wuhan sendiri mengembangkan penelitian dengan kolaborasi dana dari Amerika Serikat (AS). Untuk itu, ia mendesak pihak berwenang di AS dan China memberikan semua data mengenai aplikasi penelitian, materi, dan laporan hasil pekerjaan di lab.

"Anda juga harus memiliki akses ke semua strain virus yang disimpan di laboratorium sehingga karakterisasi genetik dapat berlangsung. Selanjutnya, mutlak diperlukan untuk memiliki akses ke rutinitas pekerjaan laboratorium yang tersedia pada musim gugur 2019 di laboratorium terkait," ujarnya.

Kendati begitu, Elgh menggarisbawahi, tidak ada yang menunjukkan kebocoran virus disengaja, dan justru sebuah kesalahan.

“Meski begitu, itu harus diluruskan. Kita harus bisa mempersiapkan hal-hal seperti ini ke depan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya