Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

Belajar Dari Covid-19, WHO Dorong Dibentuknya Perjanjian Kesiapsiagaan Pandemi

SELASA, 01 JUNI 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Covid-19 telah menyadarkan dunia atas pentingnya kerjasama global untuk menghadapi pandemi. Sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong disepakatinya perjanjian internasional tentang kesiapsiagaan dan tanggap darurat pandemi.

Dalam pidatonya di acara penutup Majelis Kesehatan Dunia (WHA) ke-47, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menekankan pentingnya untuk mengakhiri pandemi Covid-19 saat ini, dan mencegah pandemi berikutnya.

"Kenyataannya adalah, kita masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengakhiri pandemi ini," ujar Tedros, seperti dimuat Anadolu Agency.


Hingga 31 Mei, WHO mencatat hampir 170 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 3,35 juta kematian di seluruh dunia. Sejauh ini, sudah ada sekitar 1,55 juta dosis vaksin yang diberikan.

Tedros kemudian mendesak 194 negara anggota WHO untuk berkomitmen mendukung target vaksinasi setidaknya 10 persen dari populasi semua negara pada akhir September, dan setidaknya 30 persen pada akhir tahun ini.

“Satu rekomendasi yang saya yakini akan paling banyak memperkuat WHO dan keamanan kesehatan global adalah rekomendasi untuk perjanjian tentang kesiapsiagaan dan respons pandemi. Waktunya sudah tiba,” kata Tedros.

Menurut Tedros, sulitnya penanganan pandemi dikarenakan kurangnya berbagai data, informasi, teknologi, dan sumber daya.

“Inilah tantangan yang sudah kita hadapi sejak pandemi dimulai, dan bahkan sebelumnya," tambahnya.

Dengan perjanjian, ia mengatakan, negara-negara akan didorong untuk meningkatkan kepercayaan dan akuntabilitas demi membangun kesehatan global.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya