Berita

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan/Net

Sepak Bola

Izin Kepolisian Turun, Ketum PSSI: Kami Siap Jalankan Kompetisi Dengan Prokes Ketat

SELASA, 01 JUNI 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Izin kepolisian yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya turun juga. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan izin keramaian pertandingan Liga 1 dan Liga 2 yang rencananya digelar Juli 2021 hingga Maret 2022 pada Senin kemarin (31/5).

"Kami memutuskan memberikan izin keramaian, dengan catatan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Walau pemberian izin keramaian telah diberikan, namun pelaksanaan evaluasi akan tetap dilakukan,” kata Listyo Sigit.

Hal ini disampaikan Kapolri saat memberikan surat rekomendasi keramaian kompetisi untuk PSSI kepada Menpora Zainudin Amali di Mabes Polri, Jakarta, Senin (31/5).


Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, pun langsung bersyukur kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 bisa bergulir.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo, Menpora Zainudin Amali, dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. PSSI siap menggelar kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021-2022 dengan protokol kesehatan yang baik,” ucap Iriawan, dikutip laman resmi PSSI, Selasa (1/6).

PSSI pun telah memutuskan, untuk fase awal kompetisi digelar tanpa kehadiran penonton. Nantinya, akan ditinjau ulang berdasarkan update perkembangan Covid-19 di seluruh Indonesia.

“Kami juga putuskan untuk kompetisi Liga 1 2021-2022 terpusat di Pulau Jawa dengan sistem bubble karena masih pademi Covid-19. PSSI berharap kompetisi nantinya berjalan lancar dan semua pihak dapat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” tambah pria yang karib disapa Iwan Bule ini.  

Adapun Kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021-2022 dipastikan tetap memakai sistem promosi dan degradasi. Keputusan ini usai rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (25/5).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya