Berita

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto/Net

Politik

Pertanyakan Konsistensi Prabowo Soal Utang Luar Negeri, GMNI: Tidak Mendidik!

SELASA, 01 JUNI 2021 | 01:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil utang luar negeri mencapai Rp 1.760 triliun untuk membeli sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista), dikritik Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ketua Umum DPP GMNI, Arjuna Putra Aldino mempertanyakan konsistensi Prabowo yang di sejumlah pentas politik nasional getol mengeluarkan propaganda soal utang pemerintah. Bahkan menyebut pemerintah sebagai pencetak utang.

"Bukannya pak Prabowo dulu sangat getol mencibir utang pemerintah? Kok sekarang jadi menteri penimbun utang. Sangat disayangkan ini sama seperti menjilat ludah sendiri. Tentu ini membodohi rakyat Indonesia. Tidak mendidik", ujar Arjuna dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/6).


Selain itu, Arjuna juga menyampaikan sikap GMNI soal isu anti asing/aseng dan isu kebocoran anggaran yang sering diutarakan Prabowo untuk menyerang lawan politiknya.

Menurutnya, justru Ketua Umum Partai Gerindra itu berubah menjadi pejabat yang ingin mempelopori utang luar negeri dengan jumlah yang fantastis.

"Dulu kritik keras, propaganda sana-sini, soal isu kita dikuasai asing lah, kebocoran anggaran lah. Sekarang mau utang dari asing, sekarang bukan lagi bocor tapi luber," ungkapnya.

Ini namanya Jarkoni, tidak sesuainya ucapan dan tindakan. Tentu rakyat tidak lupa. Ironis", tambah Arjuna.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya