Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Minta Rapat Terbuka, Effendi Simbolon Harap Prabowo Tidak Absen Lagi

SENIN, 31 MEI 2021 | 19:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi I DPR RI akan kembali menggelar rapat kerja bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Rabu (2/6). Hari ini, Prabowo tidak hadir dalam rapat karena ada agenda lain.

Anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon pun meminta rapat kerja agenda mendatang digelar secara terbuka.

Hal ini agar Prabowo bisa menjelaskan secara transparan terkait rancangan Peraturan Presiden tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (alpalhankam) Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024.


Rancangan yang sedang gaduh dibahas itu, berisi tentang rencana belanja alutsista TNI mencapai Rp 1.750 triliun.

"Kami berharap rapatnya juga terbuka sehingga media bisa disampaikan kepada rakyat Indonesia. Jangan nanti ada yang bertanya, ada apa itu dan sebagainya (rapat tertutup). Semuanya terbukalah," kata Effendi Simbolon di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5).

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, rancangan Perpres Alpalhankam tidak transparan. Kemenhan tidak menyampaikan lebih dahulu kepada anggota dewan tentang rencana pembelian alutsista TNI.

"Rancangan Perpresnya ini kan sepertinya tidak transparan. Kita berpikiran, ada apa sih kemudian rancangan yang begitu hebat itu sepertinya ditutupi begitu," herannya.

Effendi mendesak Prabowo hadir dalam rapat kerja yang akan dilaksanakan lusa. Sebab, dalam rapat tertutup hari ini, Wamenhan Muhammad Herindra tidak mau memaparkan soal rancangan Perpres Alpalhankam.

Ditambah lagi, Prabowo kerap tidak menghadiri rapat kerja dengan DPR dengan alasan harus mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo.

"Jadi itu yang hari Rabu, jam 10 mudah-mudahan beliau istilahnya jangan mangkir ya, jangan absen lagilah," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya