Berita

Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta/RMOLJakarta

Nusantara

Di Tangan Anies, Jakarta Raih Opini WTP Empat Kali Berturut-turut

SENIN, 31 MEI 2021 | 14:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali meraih predikat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal tersebut disampaikan Anggota V BPK, Bahrullah Akbar dalam Sidang Paripurna penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2020.

"Berdasarkan penilaian, maka BPK memberikan (DKI) opini tanpa pengecualian," kata Bahrullah di Ruang Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (31/5).


Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui akun Instagram resminya menjelaskan, LKPJ merupakan laporan pertanggungjawaban kinerja 1 tahun anggaran yang disampaikan Pemerintah Daerah kepada DPRD yang memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan.

LKPJ disampaikan kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

"Hasil pembahasan DPRD berupa rekomendasi kepada Pemerintah Daerah untuk perbaikan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah pada tahun berjalan dan tahun berikutnya," kata Anies diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah empat kali membawa Provinsi DKI meraih WTP dari BPK.

Secara terpisah, Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) M Rico Sinaga mengatakan, opini WTP yang diraih Pemprov DKI Jakarta empat kali berturut-turut menunjukkan bahwa selama dinahkodai Anies, APBD Jakarta digunakan sepenuhnya membangun Jakarta, baik manusianya maupun infrastrukturnya.

"Padahal era gubernur sebelumnya, opini WTP cuma mimpi," kata Rico.

Saat Pemprov DKI Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat, Jakarta meraih opini wajar dengan pengecualian (WDP), yakni empat tahun berturut-turut, 2013, 2014, 2015, dan 2016.

Menurut Rico, problem utama selama empat tahun berturut-turut Pemprov DKI Jakarta tak kunjung mendapat WTP adalah persoalan pencatatan aset yang tidak kunjung dapat diselesaikan gubernur terdahulu.

"Opini WTP ini merupakan prestasi Anies yang berupaya memastikan bahwa setiap rupiah APBD DKI Jakarta yang keluar memang diperuntukan bagi warga," demikian Rico.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya