Berita

Aktor Steven Seagal/Net

Entertainment

Steven Seagal Puji Presiden Vladimir Putin Dan Akan Mendenda Para Pencemar Lingkungan

SENIN, 31 MEI 2021 | 10:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aktor dan sutradara Steven Seagal kini memiliki peran baru sebagai wajah partai politik Rusia. Ia akan berfokus pada bidang perlindungan ekologi.

Berbicara setelah pelantikannya pada Sabtu (29/5) aktor kelahiran 10 April 1952 mengatakan dia ingin menertibkan dan  mengambil tindakan terhadap bisnis yang merusak lingkungan.

"Tanpa harus menangkap seseorang, kita memberi mereka hukuman berupa denda. Mereka mungkin mendapat lebih banyak uang dari produksi hal-hal yang mencemari lingkungan," katanya, seperti dikutip dari New York Post, Minggu (30/5).


Dalam acara itu, Seagal berfoto dengan penulis Rusia Zakhar Prilepin, salah satu pemimpin partai. Prilepin dikenal karena bergabung dengan separatis pro-Rusia yang berperang melawan pasukan pemerintah di Ukraina timur. Konflik, yang pecah pada 2014 setelah aneksasi Rusia atas Krimea, telah menewaskan 14.000 orang.

Politikus yang juga aktor dan sutradara ini dikenal sebgai pengagum Vladimir Putin. Ia telah berulang kali memuji kepemimpinan Putin dan mendukung invasi 2014 dan aneksasi atas wilayah Krimea, Ukraina. Dihari sabtu itu, dia juga meninggung kehebatan kepemimpinan Putin.

Segal yang lahir di Michigan AS diberikan kewarganegaraan Rusia pada 2016. Kemudian pada Agustus 2018, Kementerian Luar Negeri Moskow menunjuknya sebagai Perwakilan Khusus untuk Hubungan Kemanusiaan Rusia-AS.

Bintang 'Hard to Kill' itu merasa senang saat dilantik menjadi anggota pastai A Just Russia For Truth. Partai itu dibentuk awal tahun ini dengan merger tiga partai kecil, yang semuanya mendukung Putin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya