Berita

Sheikh Kheder Adnan/Net

Dunia

Israel Tangkap Pemimpin Senior Jihad Islam Sheikh Kheder Adnan Di Tepi Barat

SENIN, 31 MEI 2021 | 07:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasukan Israel dilaporkan menangkap dan menahan Sheikh Kheder Adnan, seorang pemimpin senior kelompok Jihad Islam di Tepi Barat yang diduduki. Keterangan itu disampaikan istrinya, Randa Mousa pada Minggu (30/5) waktu setempat.

Mousa mengatakan suaminya ditangkap di salah satu pos pemeriksaan Israel di barat laut Nablus, sebuah kota di Tepi Barat bagian utara, yang berjarak sekitar 49 kilometer sebelah utara Yerusalem.

"Sheikh Kheder Adnan dihentikan di sebuah pos pemeriksaan militer Israel di barat laut Nablus dan ditahan," kata Mousa, seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Dia jugamengatakan hingga sekarang keberadaan suaminya belum diketahui.

Adnan (52 tahun), bernama lengkap Khader Adnan Mohammad Musa, seorang ayah dari sembilan anak menghabiskan lebih banyak waktunya di dalam penjara.

Terhitung ia telah 10 kali dipenjara, di bawah penahanan administratif, sebuah prosedur yang memungkinkan Israel menahan orang selama 6 bulan, masing-masing dapat diperbarui, tanpa mengajukan dakwaan atau pengadilan.  
Pada 2012, Adnan melakukan mogok makan selama 66 hari sebagai protes atas penahanannya, memaksa otoritas Israel untuk membebaskannya. Kemudian dia juga melakukan aksi mogok makan serupa pada 2015 dan 2018. Alasan penahanannya lebih banyak pada 'aktivirtas yang mengancam keamanan negara'.

Sekitar 4.400 warga Palestina diperkirakan ditahan di penjara Israel, termasuk 39 wanita, 115 anak-anak, dan 350 tahanan administratif, menurut kelompok hak asasi Palestina.

Populer

Dua Menteri Pelesiran Di Tengah Pandemi, Relawan Jokowi: Segera Mengundurkan Diri, Dan Layak Untuk Dicopot

Rabu, 14 Juli 2021 | 13:43

Senior AHY Minta Dewi Tanjung Tidak Bangunkan Macan Tidar

Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:25

Minta Jokowi Tidak Perpanjang PPKM Darurat, Dewi Tanjung: Saya Punya Feeling, Ada Misi Jahat Untuk Jatuhkan Bapak

Sabtu, 17 Juli 2021 | 21:08

Bibit Perpecahan Di Internal Kabinet Mulai Terlihat Nyata

Minggu, 18 Juli 2021 | 11:46

Kalau PPKM Darurat Diperpanjang, Sekjen GPI: Lebih Baik Presiden Mundur!

Minggu, 18 Juli 2021 | 02:59

Dapat Lampu Hijau, Jepang Jadi Negara Pertama Yang Setujui Ronapreve Untuk Pengobatan Covid-19

Selasa, 20 Juli 2021 | 21:48

Sindiran Susi Ke Luhut Sukses Menyatukan Warganet: Mampus Lord Dimarahin!

Jumat, 16 Juli 2021 | 02:58

UPDATE

FSML Ke Pemerintah: Jamin Kebutuhan Rakyat Dan Jangan Paksa Vaksinasi!

Sabtu, 24 Juli 2021 | 03:58

Belajar Dari Pengalaman, Ekonom Pesimis Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2021 Akan Membaik

Sabtu, 24 Juli 2021 | 03:42

Pesan Jimmy Demianus Ijie Untuk Natalius Pigai: Jangan Pelihara Kemunafikan, Jujurlah Pada Diri Sendiri

Sabtu, 24 Juli 2021 | 03:21

Analisis Joman, Aksi "Jokowi End Game" Diprakarsai Oleh Tiga Kelompok Ini

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:59

Ekonom: Covid-19 Belum Beres Dan Ekonomi Terseok-seok Karena Pemerintah Lebih Mendengarkan Pengusaha

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:38

Rakyat Perlu Waspada, Pemerintah Berpotensi Ubah Batas Rasio Utang Dengan Dalih UU Corona

Sabtu, 24 Juli 2021 | 02:18

Catatan PKS Untuk Pemerintah Di Hari Anak Nasional Agar Tidak Lost Generation

Sabtu, 24 Juli 2021 | 01:44

Rest In Peace Pak Jimmy

Sabtu, 24 Juli 2021 | 01:21

Tingkat Keterisian Pasien Rumah Sakit Di Kabupaten Tangerang Mulai Menurun

Sabtu, 24 Juli 2021 | 01:16

HIPMI Jateng Minta Pemerintah Berdamai Dengan Covid-19

Sabtu, 24 Juli 2021 | 00:49

Selengkapnya