Berita

Maskapai Ryanair/Net

Dunia

Setelah Insiden Pendaratan Paksa Ryanair, AS Siapkan Sanksi Untuk Belarusia

SABTU, 29 MEI 2021 | 14:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendaratan paksa maskapai Ryanair yang salah satu penumpangnya adalah tokoh oposisi Belarusia yang paling vokal, Roman Protasevich, mendapat sorotan dari pemerintahan Biden. AS bahkan telah menyiapkan sanksi yang ditargetkan untuk pihak-pihak yang terkait dengan 'pembajakan' itu.

Lewat juru bicaranya, AS mendesak Presiden Belarusia Aleksandr Lukahenko agar mengijinkan dilakukannya penyelidikan internasional untuk mengungkap peristiwa yang berlangsung pada Minggu (23/5) yang menyebabkan penumpang Ryanair yang terbang dari Yunani ke Lituania terpaksa mendarat di Minsk.

"AS bersama Uni Eropa dan sekutu lainnya, juga sedang mengembangkan daftar sanksi yang ditargetkan terhadap anggota kunci pemerintah Lukashenko 'terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang sedang berlangsung, pemalsuan hasil pemilu 2020, dan peristiwa 23 Mei baru-baru ini," ujar juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Jumat (28/9) seperti dikutip dari Reuters.


Amerika Serikat juga menangguhkan perjanjian 2019 antara Washington dan Minsk yang memungkinkan operator dari masing-masing negara untuk menggunakan wilayah udara negara lain, dan mengambil tindakan lain terhadap pemerintah Presiden Alexander Lukashenko, kata Psaki.

Namun, sanksi seperti apa belum ada rinciannya. Psaki hanya mengatakan semau sedang disusun dan akan diumumkan pada waktunya.

Belarusia tengah didera tekanan dari negara-negara Barat pasca kerusuhan mematikan yang berlangsung panjang hingga berminggu-minggu yang menolak kemenangan sang petahana Lukashenko.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya