Berita

Anggota FPDIP, Effendi Simbolon (pojok kiri) hadiri diskusi soal RUU PDP/Repro

Politik

Dugaan Effendi Simbolon, Ada Pihak Yang Sengaja Tidak Ingin RUU Perlindungan Data Pribadi Rampung

SABTU, 29 MEI 2021 | 14:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masih banyak pihak yang diduga sengaja menghambat Rancangan Undang Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) untuk segera disahkan.

Dugaan tersebut dikatakan anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI, Effendi Simbolon dalam serial diskusi Polemik Trijaya bertema "Darurat Perlindungan Data Pribadi", Sabtu (29/5).

Padahal, Effendi pun mengatakan, bahwa rancangan UU PDP tersebut yang sampai ini tersendat pembahasannya, masih belum bisa menegaskan sanksi bagi pelaku penyebaran data pribadi seseorang.


"Sebenarnya RUU ini belum menjawab semua yang diharapkan oleh kita. Karena bagaimana bentuk sanksinya dan seterusnya itu tidak juga bisa ditegaskan di sini," ujar Effendi.

Effendi yang aktif di Komisi I DPR RI, menduga memang ada sekelompok orang yang memang tidak pernah ingin RUU PDP selesai dan berlaku sebagai aturan formal.

"Bayangkan, dengan keadaan yang minimal ini pun masih banyak sekali yang menggganggu untuk tidak lahir (UU PDP)," katanya.

Kesimpulan dia, orang yang tidak ingin RUU PDP selesai adalah mereka yang memang pekerjaannya adalah melakukan peretasan dan memperjual belikan data.

"Berarti, kan bisa minimal kita hipotesakan lah, kalau enggak kita simpulkan, berarti kan ada pihak yang berkeinginan selalu meretas ini," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya