Berita

Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Indonesia (AMPI) saat menyampaikan tuntutannya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 28 Mei/Repro

Politik

Bawa Tiga Tuntutan, AMPI Dukung Sikap Pimpinan KPK Terhadap 51 Pegawai Yang Gagal TWK

SABTU, 29 MEI 2021 | 01:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Indonesia (AMPI) menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (28/5).

Mereka menyampaikan dukungan kepada lembaga antirasuah yang menonaktifkan 51 pegawai KPK yang dinyatakan gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Koordinator Lapangan AMPI, Usman Nazarudin mengatakan, kinerja pimpinan KPK di bawah komando Firli Bahuri tidak patut dipertanyakan lagi, khusunya dalam keputusan terhadap 51 pegawai KPK.


“Tidak lolosnya pegawai dalam tes itu sudah hal yang biasa terjadi dan tidak usah diperdebatkan, karena hal ini sudah tertuang dalam UU KPK,” ujar Usman.

Seharusnya, lanjut Usman, tidak lolosnya 51 pegawai KPK dalam TWK tidak perlu jadi polemik yang berkepanjangan.

Karena menurut dia, Pimpinan KPK butuh dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi.

"Wibawa dan kredibilitas jangan dijatuhkan. Yang dibutukan Pimpinan KPK saat ini justru dukungan semua pihak,” katanya.

Selain dukungan, Usman melihat kinerja pimpinan lembaga antirasuah memerlukan pengawasan secara ketat dari semua kalangan, mengingat KPK sebagai lembaga adhoc dan super body dalam pemberantasan korupsi.

"Lembaga yang lahir dari hasil buah reformasi ini merupakan produk yang akan menumpas segala bentuk kejahatan korupsi yang ada dinegara kita tercinta ini. KPK harus kita dukung dengan segala kemampuan kita,” urainya.

Dalam aksinya, Usman menyampaikan tiga poin tuntutan AMPI. Pertama, bentuk mendukung penuh kepada pimpinan KPK yang telah memecat 51 pegawai yang tidak lolos seleksi TWK.

Kedua, mendukung penuh ketua KPK, Firli Bahuri agar melakukan pembersihan di institusi KPK dari para taliban. Ketiga, meminta KPK agar tidak gentar menghadapi para pengganggu pemberantasan korupsi dengan cara-cara tidak elegan dan mendeskreditkan.

"Karena itu mengajak masyarakat untuk tetap bersama-sama mendukung KPK yang telah melakukan pemecatan 51 orang yang tidak lolos dan terindikasi kuat mempunyai jaringan anti NKRI," tandas Usman.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya