Berita

Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno/Net

Politik

Pengakuan PAN: Jika Tak Diveto Amien Rais, PAN Sudah Gabung Bersama PDIP Dukung Jokowi-Maruf

SABTU, 29 MEI 2021 | 00:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertanyaan, apakah Partai Amanat Nasional (PAN) bakal merapat dengan lingkaran partai politik (parpol) koalisi pemerintah, akhirnya terjawab.

Tak heran jika PAN diisukan bakal merapat ke lingkaran kuasa Presiden Joko Widodo pada saat Pilpres 2019 lalu hingga setelahnya. Pasalnya, sikap politik hingga kedekatan partai terhadap pemerintahan Jokowi cendrung sejalan.

Hal ini pun tidak sama sekali disanggah Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno. Dia akhirnya buka mulut mengenai kejadian yang menyebabkan partainya memilih sikap "di tengah" usai Pilpres 2019 lalu.


Wakil Ketua Komisi VII DPR ini menjelaskan kejadian masa lalu, saat PAN hendak memilih dukungan capres di pemilu 2019.

Katanya, andai saja tidak diveto oleh Amien Rais yang merupakan pendiri PAN, maka partai berlambang matahari ini nyaris bergabung dengan PDI Perjuangan mendukung Joko Widodo-Maruf Amin pada Pilpres 2019.

Bahkan, diakui Eddy, dia sempat memberitahu kepada Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, soal rencana PAN melangkah masuk bergabung koalisi Jokowi sesaat sebelum deklarasi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kejadiannya hari itu dua hari sebelum PAN mengumumkan pencapresan Prabowo-Sandi. Saya bicara dengan Mas Hasto, Mas kita insyaAllah akan bergabung dengan koalisi Mas Hasto," kata Eddy dalam webinar Para Syndicate bertema "Membaca Dinamika Partai dan Soliditas Koalisi Menuju 2024," Jumat (28/5).

Namun, rencana berkoalisi dengan PDIP terkubur sebatas rencana. Amien Rais yang saat itu menjadi Ketua Dewan Kehormatan PAN membelokkan rencana PAN yang saat itu dipimpin Zulkifli Hasan, menantunya.

"Tetapi karena waktu itu kita diveto, kemudian kita gabung dengan Prabowo-Sandi. Waktu itu memang, meskipun Ketua Umum Zulkifli Hasan, tapi tentu kita mendengarkan tokoh sentral kita. Tokoh sentral kita, tokoh senior kita pada saat itu apa pandangan beliau dan kita betul-betul memang pandangannya berbeda dengan pandangan pengurus yang lain," bebernya.

Eddy mengatakan, dalam pertemuan formal pengurus PAN, telah disampaikan bahwa PAN tidak memiliki DNA untuk menjadi oposisi. Tetapi, pendapat itu justru berbuah kritikan.

"Saya sampaikan dalam pertemuan itu bahwa PAN tidak memiliki DNA oposisi dan saya terus terang dihujat banyak di kalangan internal kita. Kok sekjen sangat berani mengatakan PAN tidak punya DNA oposisi, memang demikian adanya menurut saya," demikian Eddy.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya