Berita

Menteri koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saa melepas bantuan tabung oksigen untuk India di Jakarta, Jumat (28/5)./Repro

Politik

Lepas Bantuan 2000 Tabung Oksigen Untuk India, Airlangga: Ini Solidaritas Antar Bangsa

JUMAT, 28 MEI 2021 | 22:32 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Indonesia kembali mengirimkan bantuan oksigen tahap kedua untuk membantu India yang tengah dilanda tsunami Covid-19. Bantuan itu dilepas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Jumat (28/5).

Dikatakan Airlangga, bantuan lanjutan ini berupa 2.000 tabung gas oksigen dengan kapasitas 6 meter kubik atau setara 40 liter merupakan bentuk solidaritas antar bangsa di tengah pandemi Covid-19.

“Kita menjadi kawan di kala senang dan susah. Ini juga sebagai pengingat dalam menghadapi pandemi kita harus menguatkan solidaritas dan bergandengan tangan agar pandemi bisa lebih mudah dihadapi dan segera diakhiri,” katanya di Jakarta, Jumat (28/5).


Airlangga mengatakan selama ini India telah banyak membantu Indonesia dalam memenuhi suplai vaksin Astra Zeneca yang diproduksi di negara tersebut melalui fasilitas multilateral COVAX.

Penyaluran bantuan oksigen tahap kedua ini terwujud melalui kerja sama dengan Asosiasi Gas Industri Indonesia (AGII) yang menyediakan 2.000 tabung oksigen dari total 3.400 tabung oksigen yang direncanakan untuk dikirimkan ke India. 1.400 tabung oksigen tahap tahap pertama telah dikirim ke India pada 10 Mei lalu.

Beberapa perusahaan dan asosiasi atau yayasan juga menjadi partisipan seperti Asosiasi Gas Industri Indonesia, Samator, Sinar Mas, Indofood, dan Agung Sedayu Group. Kemudian Yayasan Bakti Barito, First Resources, Inti Sumber Baja Sakti, Asia Pacific Rayon, Asosiasi Pertekstilan Indonesia, dan Indorama Group.

Duta Besar India untuk Indonesia Y.M. Manoj Kumar Bharti menuturkan pihaknya membutuhkan asistensi atau masukan dari negara seperti Indonesia untuk membantu negaranya keluar dari pandemi.

“A friend in need is a friend indeed,” ujarnya.

India sendiri telah mencatatkan jumlah kasus Covid-19 mencapai 27,4 juta kasus dengan sekitar 315 ribu kematian sejak 2020. Negara berpenduduk 1,3 miliar itu sehingga menjadi negara dengan kasus kedua tertinggi di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Kasus aktif yang dihadapi India hingga saat ini masih berada pada kisaran 2,5 juta kasus aktif dan bahkan dalam satu pekan terakhir, dilaporkan tambahan 1,6 juta kasus baru.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya