Berita

Presiden Joko Widodo dan Iriana Jokowi saat menghadiri wisuda Kaesang Pangarep dan Felicia Tissue/Net

Hiburan

Mantan Kekasih Kaesang: Tidak Adanya Etika Baik Bapak Jokowi Membuka Peluang Orang Menghujat Saya

JUMAT, 28 MEI 2021 | 11:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Nama warga negara Singapura, Felicia Tissue sudah tidak asing lagi bagi telinga masyarakat Indonesia. Dia merupakan mantan kekasih putra busung Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Namanya mulai ramai dikenal seiring istilah “ghosting” yang jadi populer di kalangan anak muda tanah air.

Ya, Felicia di-ghosting oleh Kaesang Pangarep. Dijanjikan akan dinikahi tapi kemudian ditinggal tanpa alasan.

Felicia Tissue lantas mengunggah video di YouTube berjudul “The Revelation” pada Rabu (26/5). Dalam video berdurasi selama 9,35 menit itu Felicia menyampaikan unek-unek tentang etika keluarga Jokowi pada dirinya.


Mulanya, dia mengurai bahwa hubungannya dengan Kaesang yang telah berakhir menyisakan “bencana”. Sebab, Felicia mendapat hujatan-hujatan yang kejam.

“Akhir-akhir ini telah terjadi hujatan kejam yang dilontarkan terhadap saya dan keluarga dengan membawa isu suku, agama, dan kewarganegaraan,” katanya yang duduk di sofa dan hanya ditemani sebuah boneka berwarna cokelat.

Felicia lantas bercerita tentang hubungannya dengan Kaesang. Pada tahun 2016, Felicia mengaku telah diajak Kaesang untuk bertemu dengan keluarga besar Joko Widodo. Bahkan setelahnya, Kaesang selalu mengajak Felicia untuk mengikuti acara keluarga, seperti acara pernikahan.

Puncak hubungan ini terjadi pada Desember 2021, di mana Kaesang menyatakan niat untuk menikahi Felicia. Seolah meyakinkan, Kaesang disebut Felicia sudah memberi tahu Jokowi dan meminta restu kedua orang tuanya.  

Namun hanya berselang 2 minggu, Kaesang tiba-tiba menghilang dan memblokir kontak Felicia.

Felicia yang kebingungan mencoba menghubungi keluarga besar Jokowi yang telah diperkenalkan kepada dirinya. Mulai dari ibunda Kaesang, Iriana Jokowi hingga seseorang yang dipanggil Budhe oleh Felicia.

Iriana, kata Felicia, mengganti nomor telepon. Sementara Budhe sempat terhubung dan kaget dengan perlakuan Kaesang. Tapi 2 hari berselang kontak Budhe turut menghilang.

“Lebih kejam lagi putra beliau (Jokowi) aktif di Twitter, tapi saya diabaikan,” sambungnya.

Menulis surat tangan menjadi upaya terakhir Felicia. Dia mengirim surat itu dari Singapura ke Indonesia dan ditujukan kepada Jokowi. Tujuannya, agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan karena dampaknya sangat berat bagi dirinya.

“Sebagai wanita sederhana, saya tidak ingin kehidupan pribadi saya menjadi konsumsi media apalagi ditambahi oleh hujatan yang seharusnya tidak terjadi, namun sayangnya surat itupun tidak direspon,” jelas Felicia.

Meski begitu, Felicia memilih bungkam di media. Di satu sisi dia sangat mengharap ada etika baik dari Jokowi agar masalah bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Terlepas dari cerita neneknya yang berusia 84 tahun terbang ke Bogor dan gagal bertemu Jokowi untuk memberi penjelasan, Felicia menekankan bahwa dirinya sangat berharap ada etika baik dari keluarga Jokowi.

“Dan dengan tidak adanya etika baik dari bapak Jokowi dan keluarga, telah membuka peluang untuk orang di sosial media untuk menggoreng dan menghujat saya dan keluarga,” ungkapnya.

“Sampai saya secara langsung dihujat secara ras agama suku kewarganegaraan dan juga dengan menggunakan kata-kata kotor yang merendahkan harga diri saya sebagai wanita,” sambung Felicia yang sesekali terdiam dan menangis.

Terakhir, dia menyimpulkan bahwa permasalahan ini bukan perihal jodoh atau tidak, melainkan etika dalam menyelesaikan masalah.

“Saya ingin tegaskan ini bukan masalah jodoh atau tidak berjodoh, ini tapi masalah etika dalam penyelesaian masalah kekeluargaan,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya