Berita

Direktur Eksekutif Indostrategic A. Khoirul Umam/RMOL

Politik

Jika Nekat Ingin Dapatkan Tiket Capres, Ini Rute Yang Wajib Ditempuh Ganjar Pranowo

RABU, 26 MEI 2021 | 05:03 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Meski sempat tak diundang di acara internal partai, Ganjar Pranowo diprediksi masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket calon presiden di pemilu 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Indostrategic A. Khoirul Umam mengatakan jika ingin tetap ingin mendapatkan restu PDIP Ganjar harus melakukan 3 rute politik.

Pertama, Ganjar harus bisa membangun kepercayaan kepada para faksi-faksi elite PDIP, bahwa dirinya akan tetap berada dalam kontrol politik elit PDIP.


"Bahwa dirinya akan tetap berada dalam kontrol politik elite PDIP,  sebagai petugas partai, bukan sekadar pemain solo yang berlabel PDIP," demikian kata Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/5).

Langkah kedua, Ganjar harus benar-benar mampu memastikan namanya bersih dari seluruh kasus lama yang dikaitkan dengan dirinya. Terutama kasus dugaan rasuah pengadaan e-KTP.

Sikap politik ketiga, Ganjar harus mampu merebut simpati publik, agar masyarakat sadar mengapa kader PDIP itu layak menjadi pemimpin nasional.

"Ganjar harus mampu menjelaskan kepada masyarakat akar rumput di level nasional tentang justifikasi mengapa dirinya layak, perlu dan relevan untuk dipilih menggantikan Jokowi di 2024 mendatang," urai Umam.

Apabila tiga langkah itu dilakukan, Umam meyakini Ganjar akan berpotensi masuk daftar nama besar selama proses kompetisi.

Ganjar mendapatkan kritikan terbuka dari elite PDIP karena tidak diundang saat Puan Maharani bertemu kader eksekutif dan Legislatif se Jawa Tengah.

Salah satu alasannya, Ganjar disinyalir ambisi Nyapres. Bahkan apa yang dilakukan Ganjar dijelaskan Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanyo belum direstui oleh Megawati sebagai pucuk pimpinan tertinggi PDIP.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya