Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Sejarah Politik Indonesia Sarat Pengkhianatan, Prabowo Diingatkan Waspadai Perjanjian Batu Tulis II

SELASA, 25 MEI 2021 | 23:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejarah politik Indonesia selalu bermuatan pengkhianatan.

Atas catatan sejarah itu, Prabowo Subianto diingatkan untuk hati-hati dengan pengkhianatan, khususnya terkait perjanjian Batu Tulis II.

Pendapat itu disampaikan analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun merespons perjanjian Batu Tulis II.


Diketahui Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra melakukan perjanjian dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Disinyalir, salah satu kesepakatannya adalah paket caon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) di Pemilu 2024.

"Catatan sejarah politik Indonesia itu selalu ada penghianatan. Dari soal yang sifatnya ideologis sampai yang sifatnya pragmatis, misalnya soal jatah menteri sampai soal pencapresan. Termasuk dalam soal pencapresan Prabowo dalam kisah perjanjian Batu Tulis," ujar Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/5).

Bahkan kata Ubedilah, para politisi di Indonesia juga sering saling menjebloskan rival politik dalam perkara korupsi hingga gusur menggusur kekuasaan demi ego kekuasaan.

Dengan demikian, Prabowo diingatkan waspada jika berpasangan dengan Puan Maharani di Pilpres 2024 untuk menjalani perjanjian Batu Tulis II.

"Saya kira semua politisi mesti hati-hati dalam berpolitik dam membangun koalisi dengan partai yang memiliki budaya dan ideologi yang berbeda. Termasuk Prabowo," pungkas Ubedilah.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya