Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa/RMOL

Politik

Komisi II Segera Panggil BKN Dan Kemenpan RB Untuk Klarifikasi 97 Ribu PNS Misterius

SELASA, 25 MEI 2021 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi II DPR RI akan memanggil Badan Kegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian PAN-RB soal 97 ribu data pegawai negeri sipil (PNS) misterius.

"Kami panggil minggu depan untuk mengklarifikasi," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Saan Mustopa di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/5).

Saan mengatakan, pemanggilan itu penting untuk meminta penjelasan bagaimana bisa data misterius itu masih bertahan dan disebutkan sudah ada sejak tahun 2014.


Pasalnya, kata legislator Partai Nasdem ini, ada banyak kerugian negara dari segi finansial karena harus membayar gaji dan uang pensiun PNS misterius tersebut.

"Itu kan tahun 2015 terkait soal data misterius, terkait dengan 97 ribu PNS. Jadi itu sedang kita klarifikasi dan kita akan panggil BKN dan Kemenpan RB," terangnya.

"Karena banyak sekali kerugian-kerugian yang didapatkan negara (dengan adanya data PNS misterius)," pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana sebelumnya menyebutkan, setidaknya ada 97 ribu data PNS misterius mendapatkan uang gaji dan pensiun.

“Ternyata hampir 100 ribu, tepatnya 97 ribu data itu misterius. Dibayarkan gajinya, membayar iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya,” kata Bima, Senin (24/5).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya