Berita

Plt Jurubicara KPK, Ali Fikri/Net

Hukum

KPK Garap 6 Orang Saksi Kasus Suap Proyek Infrastruktur Di Polda Sulsel

SELASA, 25 MEI 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021 terus dilanjutkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pemeriksaan 6 orang saksi.

Keenam orang itu terdiri dari 5 wiraswasta dan 1 karyawan swasta. Yakni Ng Swi Piu, Astiah Halmad, Lily Dewi Candinegara, Nuwardi Bin Pakki, Yusuf Rombe Passarrin, dan Hendrik Tjuandi selaku karyawan swasta.

Mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif, Nurdin Abdullah.


"Diperiksa sebagai saksi TPK (Tindak Pidana Korupsi) suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021," kata Plt Jurubicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Selasa (25/5).

Ali menambahkan, keenam saksi tersebut akan diperiksa di Mapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 3 orang tersangka. Mereka adalah Nurdin Abdullah; Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (Sekdis PU) Pemprov Sulsel, Edy Rahmat; dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba, Agung Sucipto.

Nurdin diduga menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari Agung. Selain itu ia juga diduga menerima gratifikasi senilai Rp 3,4 miliar.

Suap diberikan agar Agung bisa mendapatkan kembali proyek yang diinginkannya pada 2021.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya