Berita

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin/Net

Hukum

Dewas Panggil Azis Syamsuddin Sebagai Saksi Sidang Etik Penyidik KPK

SELASA, 25 MEI 2021 | 11:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, akan dimintai kesaksiannya oleh Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) dalam sidang dugaan pelanggaran etik penyidik KPK,  Stepanus Robin Pattuju.

"Ya, hari ini mulai dilakukan persidangan etik atas nama terlapor SRP (Stepanus Robin Pattuju)," kata Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/5).

Namun, dikonfirmasi terpisah, anggota Dewas KPK Indriyanto Seno Adji mengaku belum mengetahui agenda pemeriksaan saksi terhadap Azis yang disebut turut memfasilitasi pertemuan para tersangka kasus penanganan perkara Walikota Tanjungbalai Tahun 2020-2021.


"Saya justru belum mengetahui," kata Indriyanto.

Dewan Pengawas KPK sebelumnya pernah memeriksa Wakil Ketua DPR RI bidang Politik Hukum dan Keamanan itu pada Senin lalu (17/5). Azis diperiksa Dewas KPK terkait dugaan pelanggaran etik penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.

Azis sendiri diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait pengurusan perkara Walikota Tanjungbalai tahun 2020-2021.

Azis diduga memfasilitasi pertemuan para tersangka kasus korupsi Walikota Tanjungbalai, antara SRP dengan Walikota Tanjungbalai M Syahrial, agar penyelidikan kasus korupsi di Pemkot Tanjungbalai yang sedang ditangani KPK tidak naik ke tahap penyidikan.

"Kita akan dalami bagaimana keterkaitan antara saudara AZ (Azis Syamsuddin) SRP (Steppanus Robin Pattuju), dan MS (M Syahrial) yang telah melakukan pertemuan," tegas Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, pada 22 April lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya