Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno di Desa Pujon Kidul/Net

Politik

Sandiaga Puji Kesuksesan Desa Pujon Kidul Yang Bisa Hasilkan Rp 1,2 M Per Tahun

SELASA, 25 MEI 2021 | 08:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberhasilan Desa Pujon Kidul di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam meningkatkan pendapatan dengan mengembangkan fasilitas pariwisata harus menjadi contoh bagi desa-desa di daerah lain.


Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Pujon Kidul, Kecamatan Pujon mengalami perkembangan signifikan. Kawasan tersebut kini menjadi primadona baru bagi wisatawan dengan landmark ikoniknya, yakni Cafe Sawah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, desa wisata kini bisa menjadi alternatif pembangunan desa yang berkesinambungan.


Kata Sandiaga, Desa Pujon Kidul dari sebelumnya tak banyak dikenal masyarakat. Kini, dari sisi ekonomi, terjadi lonjakan cukup drastis setelah wilayah tersebut dikembangkan menjadi desa wisata.

"Pengembangan desa yang tepat bisa menghasilkan hal yang besar. Seperti Pujon Kidul ini dengan ikon Cafe Sawah yang mampu meningkatkan nilai ekonomi. Sebelumnya satu hektar hanya bisa menghasilkan paling besar Rp 10 juta, tetapi dengan pendekatan ekonomi kreatif kini bisa menghasilkan Rp 1,2 miliar per tahun," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Selasa (25/5).

Sandiaga menilai, pendekatan ekonomi kreatif yang dilakukan di Desa Pujon Kidul sangat berhasil. Terbukti, pengembangan desa wisata tersebut banyak menyerap tenaga kerja.

Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pun sudah berkunjung ke Desa Pujon Kidul dan menyaksikan bagaimana konsep wisata dipadukan dengan pertanian, ekonomi kreatif dan sedikit sentuhan seni membuat kawasan tersebut kini menjadi percontohan bagi desa-desa lain untuk mengembangkan wilayahnya.

"Bahkan saat ini saya mendapat info bahwa ada beberapa jenis tanaman dari Desa Pujon Kidul yang sudah merambah pasar ekspor bahkan sampai ke Jepang. Ini nilai tambahnya peningkatannya sangat luar biasa. Membangkitkan semangat dan membuka lapangan kerja seluas luasnya," terangnya.

Lanjutnya, keberhasilan Desa Pujon Kidul harus bisa menginspirasi desa-desa lain di Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenparekraf siap memberikan program peningkatan keterampilan serta kemampuan pengelolaan desa wisata. Terutama untuk beradaptasi dengan teknologi digital.

"Hal itu yang ingin kami wujudkan dan berikan pada tiap-tiap desa. Karena kami ingin program yang disiapkan Kemenparekraf bisa dirasakan masyarakat pedesaan dan tepat sasaran," demikian Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya