Berita

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani/RMOL

Politik

Masukan Komposisi 30 Persen Milenial Di Struktur Kepengurusan, Masyumi Incar Pemilik Suara Golput

SENIN, 24 MEI 2021 | 10:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komposisi kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Masyumi yang akan didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada akhir bulan Mei ini memiliki komposisi yang cukup besar untuk keterwakilan kaum milenial.

Ketua Umum Partai Masyumi, Ahmad Yani menerangkan, pihaknya memasukkan 35 persen keterwakilan untuk kaum milenial dan 40 persen untuk kaum perempuan.

Eks Anggota DPR Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menyatakan, komposisi tersebut memang disusun untuk meraih ceruk pemilih milenial yang belum bisa di jamah partai-partai lainnya.


Ahmad Yani menyebutkan, pemilih milenial di Indonesia kini mendekati 40 hingga 50 persen dari total pemilih di Indonesia. Namun, masih cukup banyak yang menjadi golongan putih (Golput) alias tidak memilih.

"Makanya kita akan menggarap betul pemilih-pemilih milenial. Kita akan mengambil ceruk golput yang 20 persen," ujar Ahmad Yani saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/5).

Disamping itu, Ahmad Yani juga memastikan bahwa Partai Masyumi yang lahir atas upaya sejumlah pihak ini memiliki tiga pilar kepengurusan.

Jadi partai ini dibangun dengan tiga pilar. Pertama pengurus pusat, majelis syuro dan dewan pakar," bebernya.

"Kita tidak ingin pernyataan-pernyataan yang keluar dari Masyumi itu tidak sesuai dengan riset dan ilmu. Jadi betul-betul sesuai gagasan intelektual, karena lahirnya Masyumi adalah partainya intelektual," demikian Ahmad Yani menambahkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya