Berita

Ganjar Pranowo menempati 3 besar dalam survei Capres 2024/Net

Politik

Figur Kunci Kemenangan, PDIP Harus Pertimbangkan Sosok Ganjar Pranowo Di Pilpres 2024

SENIN, 24 MEI 2021 | 05:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDIP disarankan lebih rasional mengelola figur kadernya yang berpotensi diusung di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Termasuk menyikapi tingginya elektabilitas Ganjar dalam berbagai hasil survei.

Direktur Riset Indonesian Studies (IPS) Arman Salam mengatakan, dalam pertarungan politik seprti Pilkada dan Pilpres penentu kemenangannya adalah figur.


Kata Arman, partai pengusung harus mempertimbangkan sosok yang memiliki magnet publik yang kuat. Dengan demikian, peluang mendulang suara sangat tinggi.

"Figur yang populer atau primadona publik bisa menjadi magnet pemilih dan potensi menang dalam pertarungan akan besar baik bagi calon presiden maupun dulangan suara partai pengusung," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/5).

Apalagi, kata Arman dengan model Pemilu 2024 serupa dengan tahun 2019 dengan pelaksanaan serentak, peran Capres signifikan terhadap perolehan suara partai.

"PDIP harusnya bersyukur dibandingkan dengan partai lain,  PDIP memiliki banyak figur kuat sebagai magnet pemilih," tandas Arman.

Arman kemudian memberikan data hasil survei IPS bahwa banyak kader yang masuk menjadi sepuluh besar kandidat tokoh potensial.

"Banyak tokoh dari partai PDIP yang masuk top 10 capres unggulan.  Ada Ganjar Pranowo,  Tri Risma, Puan Maharani, Megawati kita ketahui nama-nama tersebut adalah tokoh tulen PDIP," demikian kata Arman.

Ganjar Pranowo tidak diundang saat Puan Maharani menghadiri pertemuan dengan kader PDIP Jawa Tengah.

Muasalnya, karena Ganjar dinilai ambisi menjadi calon presiden tanpa mengantongi restu dari Megawati sebagai Ketua Umum Partai.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya