Berita

Gubernur Banten, Wahidin Halim/Net

Nusantara

Wahidin Halim Putuskan Buka Kembali Wisata Di Daerah Zona Hijau Dan Kuning

SENIN, 24 MEI 2021 | 00:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) memutuskan untuk membuka kembali destinasi wisata di Zona Hijau dan Kuning Covid-19.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Gubernur 11/2021 tentang Revisi Instruksi Gubernur Nomor 556/901-DISPAR/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021.

Gubernur WH menginstruksikan Bupati dan Walikota se-Provinsi Banten untuk menerbitkan Instruksi Bupati/Walikota mengenai langkah-langkah dalam menyikapi keberadaan destinasi wisata di wilayahnya.


"Bupati dan Walikota harus melakukan monitoring terhadap destinasi wisata yang dibuka dalam zona hijau dan kuning untuk umum di masing-masing wilayah Kabupaten dan Kota," ujar WH seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten, Minggu (23/5).

Mantan Walikota Tangerang itu menekankan wisatawan dan pengelola wisata agar patuh melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

"Bupati dan Walikota untuk melaporkan pelaksanaan efektifitas pengaturan destinasi wisata yang menerapkan protokol kesehatan ditingkat Kabupaten dan Kota  atau Satgas Covid-19 ditingkat Provinsi," ungkapnya.

WH mengingatkan pembukaan destinasi wisata hanya diberlakukan bagi wilayah berada di zona hijau dan Kuning.

"Untuk wilayah zona merah dan zona Oranye destinasi wisata masih ditutup," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur WH memutuskan untuk menutup sementara destinasi wisata se-Provinsi Banten hingga 30 Mei 2021.

Keputusan itu tertuang dalam Intruksi Gubernur (Ingub) Nomor 556/901-Dispar/2021 tentang Penutupan Sementara Destinasi Wisata Dampak Libur Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 di Provinsi Banten.

Dalam Ingub yang ditandatangani WH pada 15 Mei 2021 itu disebutkan, bahwa berdasarkan hasil monitoring terhadap kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten dan Kota se-Banten.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Kemlu: PT DSI Tingkatkan Kepercayaan Global terhadap Ekspor RI

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:20

Pantai Gading Perkuat Dukungan untuk Inisiatif Otonomi Sahara Maroko

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:07

Penduduk Indonesia Bertambah 1,4 Juta Jiwa

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:03

Pidato Prabowo Cerminkan Optimisme Menjaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Jumat, 22 Mei 2026 | 14:02

KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung dan Sejumlah Pejabat dalam Kasus Dugaan Pemerasan

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:53

Kemenkeu dan BI Harus Bisa Menerjemahkan Keinginan Prabowo

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:41

Polisi Tetapkan Sopir Green SM Tersangka Taksi vs KRL di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

Sembilan WNI Jalani Visum dan Tes Kesehatan di Turki

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:26

IKN Disiapkan Jadi Superhub Ekonomi Baru Indonesia

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:20

Semen Indonesia Pangkas Empat Anak Usaha dalam Program Streamlining

Jumat, 22 Mei 2026 | 13:16

Selengkapnya