Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Masuk Capres Tiga Besar, Demokrat: AHY Harapan Baru Rakyat

MINGGU, 23 MEI 2021 | 14:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masuknya Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono di tiga besar dalam survei Akar Rumput Strategis Consulting (ARSC) menjadi calon presiden di 2024 menandakan ada harapan baru dari rakyat Indonesia.

"Ada kejenuhan rakyat dalam melihat deretan nama calon pemimpin nasional yang itu-itu saja, sehingga semakin menguatkan pilihan rakyat ke pemimpin yang bisa dianggap sebagai harapan baru,” kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/5).

Menurutnya, saat ini rakyat sedang mencari sosok pemimpin baru pengganti Jokowi yang bisa memberikan warna berbeda dalam kepemimpinan nasional di 2024 dan ke depannya.


"Bukan hanya di deretan ketua umum parpol yang dianggap paling tepat sebagai capres, melainkan juga saat disandingkan dengan calon pemimpin nasional di luar ketua umum parpol, AHY tetap masuk di deretan teratas,” imbuhnya.

Herzaky menambahkan, AHY merupakan satu-satunya capres dengan elektabilitas tinggi yang bukan merupakan pejabat publik.

"Padahal kita sama-sama mengetahui, kalau pejabat publik, baik menteri maupun kepala daerah memiliki semua sarana dan cara untuk terus terekspos ke publik,” katanya.

Di sisi lain, tingginya elektabilitas AHY, kata Herzaky, semakin meneguhkan keyakinan publik atas kapabilitas AHY selaku Ketua Umum Partai Demokrat. Salah satu yang ia contohkan adalah kepemimpinan AHY saat Demokrat diserang pengambilalihan kepemimpinan melalui KLB Deliserdang yang dimentahkan oleh pemerintah.

"Keberhasilan AHY menangani para pelaku KLB ilegal merupakan salah satu faktor yang membuat tingkat kepercayaan publik meningkat drastis kepada AHY. In time of crisis, kita bisa melihat kualitas asli seorang pemimpin, dan AHY berhasil menunjukkannya,” tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya