Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Bisa Majukan Industri Kreatif Di Indonesia, Startup Game Online Diharapkan Segera Tumbuh

MINGGU, 23 MEI 2021 | 02:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong percepatan tumbuhnya ekosistem startup yang fokus pada pengembangan permainan daring atau game online.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, besarnya peluang startup game di Indonesia bisa menjadi solusi untuk memajukan industri kreatif sekaligus memulihkan ekonomi nasional.

Diambahkan Sandi, sejauh ini Kemenparekraf telah memberikan dukungan terhadap perkembangan pelaku UMKM yang berkecimpung di dunia game.


"Kita kebetulan punya program Baparekraf Developer Day. Oleh karena itu kita akan meningkatkan keterampilan dari teman-teman khususnya di sisi pengembangan aplikasi dan game juga," kata Sandi melalui keterangannya, Sabtu (22/5).

"Jadi nantinya bukan hanya bisa masuk dalam platform online tapi juga adalah konten," imbuh mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muslim Indonesia (Hipmi) ini.

Lebih lanjut, Sandi juga melihat perkembangan e-Sport di Indonesia semakin pesat belakangan ini. Sebagai salah satu orang yang aktif di sektor tersebut, ia mengatakan ada banyak hal yang bisa digarap.

"Yang menarik, saya aktif di e-Sport, di e-Sport ini selain menarik daripada game, ada komentatornya, juga ada dari segi cara bermainnya dengan trik-triknya dimasukkan ke YouTube," terang mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Oleh karena itu, lanjut Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini, untuk membangun iklim startup game, dia menekankan pada peningkatan keterampilan.

"Kita bisa membangun ekonomi kita lebih kuat di masa depan dengan modern, adil dan kekinian. Kita tidak bisa dengan ide yang lama. Kita harus ada ide baru yang inovatif, beradaptasi dan kolaborasi," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya