Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Demokrat Double Digit Di Survei, Syahrial: Teknik Komunikasi Politik Mas AHY Tepat Sasaran

SABTU, 22 MEI 2021 | 17:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) yang menggambarkan elektablitas Partai Demokrat berada di posisi ketiga setelah PDI Perjuangan dan Gerindra, disambut baik DPP Partai Demokrat.

Deputi Balitbang Partai Demokrat, Syahrial Nasution, mengaku bersyukur atas capaian elektoral Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, kerja-kerja politik AHY bersama kader Demokrat membuahkan hasil yang signifikan.


"Sangat disyukuri, elektabilitas parpol yang dilaksanakan berbagai lembaga survei belakangan ini selalu menempatkan posisi Partai Demokrat di posisi atas atau pencapaian double digit," ujar Syahrial kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (22/5).

"Boleh dikatakan bahwa ketepatan strategi dan pemilihan teknik komunikasi politik yang dilakukan Mas AHY, tepat sasaran," imbuhnya menegaskan.

Menurut Syahrial, target AHY memang ingin membuat Partai Demokrat kembali menjadi partai level atas, dan menyesuaikan diri dengan aspirasi-aspirasi yang dibutuhkan negara.

Karena itu, langkah-langkah strategis dari Partai Demokrat berikutnya, disebutkan Syahrial, menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan semua stakeholders bangsa ini.

"Selain layak dilakukan karena usia beliau (AHY) relatif muda dibandingkan Ketum parpol lainnya, hal itu juga menunjukkan adab sopan santun sebagai politisi yang tidak membatasi diri untuk selalu mencari solusi permasalahan bangsa," demikian Syahrial.

Dalam temuan survei terbaru yang dirilis Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) bertema "Sumber Kepemimpinan Nasional: Menuju 2024", hari ini, Partai Demokrat menempati urutan ketiga dengan perolehan suara 14,8 persen.

Semnatara pada posisi teratas ditempati PDI Perjuangan yang dipilih 19,6 persen responden. Kemudian diurutan kedua ada Partai Gerindra yang memperoleh 15,03 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya