Berita

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, HR Rasuna Said, Jakarta Selatan/Net

Hukum

Kantongi Sejumlah Laporan Masyarakat, KPK Dalami Dugaan Kasus Korupsi Baru Di Papua

SABTU, 22 MEI 2021 | 16:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan korupsi di wilayah Papua telah diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dugaan tindak pidana korupsi di Papua ini juga sempat disinggung Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengutarakan bahwa pihaknya dalam proses menindaklanjuti laporan tersebut.


Lembaga antirasuah, katanya, kini tengah melakukan upaya pendalaman dugaan perkara rasuah di tanah Cenderawasih itu.

"Saat ini KPK benar sedang melakukan pendalaman lebih lanjut," kata Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan beberapa saat lalu, Sabtu (22/5).

Kendati begitu, Ali Fikri belum bisa memberikan penjelasan lebih rinci atas dugaan kasus korupsi di Papua tersebut.

Ia hanya menegaskan bahwa saat ini KPK masih melakukan pengumpulan sejumlah data dan permintaan keterangan pada pihak-pihak terkait pengadaan, suap dan gratifikasi di Papua.

"Adapun dugaan korupsi tersebut diantaranya terkait pengadaan, suap dan gratifikasi. Saat ini, KPK belum dapat menyampaikan materi dari kegiatan dimaksud," jelasnya.

"Namun setiap perkembangannya akan kami sampaikan lebih lanjut pada waktunya nanti, setelah seluruh kegiatan selesai dilakukan," demikian Ali Fikri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya