Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bersama putrinya yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Pengamat: Megawati Akan Lebih Memilih Puan Ketimbang Ganjar Dan Risma

SABTU, 22 MEI 2021 | 09:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri diprediksi akan lebih memilih Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga putrinya, Puan Maharani ketimbang Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo atau Menteri Sosial, Tri Rismaharini untuk Pilpres 2024.

Demikian disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga dalam keterangannya yang diterima redaksi, Sabtu (22/5).

"Megawati Soekarnoputri tampaknya akan lebih memilih putrinya daripada Ganjar atau Risma," kata Jamiluddin.


Dekan FIKOM IISIP Jakarta 1996-1999 itu meyakini bahwa para petinggi partai banteng akan setuju dengan pilihan Megawati yang akan memilih Puan.

"Petinggi DPP PDIP juga akan manut pilihan Megawati," kata dia.

Atas dasar itu, Jamiluddin mengatakan upaya menduetkan Ganjar-Risma untuk Pilpres 2024 jika hanya mengandalkan popularitas semata akan sangat sulit untuk terwujud. Meskipun, keduanya gemar pencitraan namun mereka berdua berasal dari partai yang sama.

"Masalahnya, Ganjar dan Risma berasal dari partai yang sama. Karena itu, dukungan kepada Ganjar dan Risma dengan sendirinya paling banyak dari PDIP. Hal itu tentu tidak menguntungkan dalam upaya memperoleh dukungan massa dari luar PDIP," tuturnya.

"PDIP juga akan sulit memberi tiket kepada Ganjar-Risma pada pilpres 2024. Sebab, kader PDIP lainnya seperti Puan Maharani, juga berkeinginan memperoleh tiket tersebut," demikian Jamiluddin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya