Berita

Menparekraf Sandiaga Uno saat kunker ke Malang, Jawa Timur/RMOL

Bisnis

Sandiaga Uno: Covid-19 Memaksa Pelaku Usaha Sesuaikan Pariwisata Era Baru

JUMAT, 21 MEI 2021 | 22:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sektor pariwisata menjadi salah satu yang merasakan dampak cukup berat dari pandemi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia.

Pandemi Covid-19 membuat sektor pariwisata di Indonesia lumpuh. Akibatnya, para pelaku UMKM industri jasa pariwisata merasakan dampak langsung dari tidak adanya wisatawan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memandang fenomena itu menjadi tantangan dengan cara menyesuaikan sektor pariwisata di era pandemi Covid-19.


“Justru tantangannya bahwa Covid-19 ini memaksakan kita menyesuaikan pariwisata era baru,” ujar Sandiaga dalam dalam sesi dialog bersama pelaku usaha ekonomi dan kreatif di Museum Panji Malang, Jawa Timur, Jumat (21/5).

Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf telah meminta sektor wsiata untuk meningkatkan kualitas baik dari pengemasan dan personalitas pelaku usaha pariwisata.

“Jadi intinya kuantitas sedikit tapi kualitas (pariwisata) meningkat,” kata Sandiaga yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Dia mencontohkan museum Panji Malang dan sentra kreatif di sekitarnya untuk terus meningkatkan pelatihan dan keterampilan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

Pada sisi lain, Sandiaga juga meminta para pengusaha, khususnya pelaku usaha di bidang teknologi digital untuk terus beradaptasi agar tak kalah dengan adanya pandemi Covid-19.

“Kita ingin mereka mampu mengambil peluang agar mereka menjadi pengusaha yang naik kelas di masa depan,” tuturnya.

“Covid-19 ini memaksa kita untuk hadir dengan kebijakan yang berkeadilan langsung menyentuh apa yang mereka perlukan. Jadi, program ini kita minta dikawal kita akan pastikan programnya tepat sasaran kepada mereka yang betul-betul membutuhkan,” imbuhnya menjelaskan.

Adapun salah satu program yang dicanangkan Sandiaga adalah dana hibah pariwisata.

Program bantuan ini merupakan dana hibah dari pemerintah yang akan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM.

“Kami akan meminta masyarakat dan saya akan memastikan bahwa itu akan tepat sasaran berkeadilan untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan sehingga mereka bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya