Berita

Kerry Adrianto Riza saat tiba di PN Jaksel/RMOL

Hukum

Sempat Mangkir, Putra Riza Chalid Penuhi Panggilan PN Jaksel Jadi Saksi Kasus Penggelapan

JUMAT, 21 MEI 2021 | 14:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Putra Riza Chalid Kerry Adrianto Riza akhirnya memenuhi pangilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/5).

Kerry dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi kasus dugaan pidana penggelapan. Sebelum memenuhi panggilan itu, Kerry mangkir dari panggilan PN Jakarta Selatan.

Putra dari sosok raja minyak Indonesia itu mendapat teguran dari jaksa karena sepuluh kali mangkir dari panggilan.


Kerry datang dengan dikawal ketat oleh beberapa pengawal pribadi.

Keberhasilan PN Jakarta Selatan yang berhasil memanggil Kerry mendapat apresiasi dari pengamat politik Universitas Indonesia Boni Hargens.

Boni Hargens berpendapat, pemanggilan ini adalah bukti gebrakan dalam pemberantasan hukum era Jokowi.

"Saya melihat ada komitmen yang kuat dari pemerintahan Pak Pokowi untuk menunjukkan kewibawaan negara di sektor hukum." ujar Boni, Jumat (21/5).

Komitmen penegakan hukum itu, kata Boni nampak saat sejumlah pengawal Kerry sempat keberatan sejumlah wartawan mengambil foto sosok pengusaha kakap itu.

Meski demikian, majelis hakim tetap mempersilakan awak media untuk menjalankan tugas jurnalistiknya.  

"Ini menjadi preseden yang sangat baik dalam pemberantasan hukum bahwa semua pada dasarnya sama di mata hukum," ujar Boni.

Dia optimistis langkah pemanggilan ini menjadi awal dari upaya besar pemerintahan Jokowi dalam menata sistem hukum maupun ekonomi di Republik ini.

"Saya melihat ini (pemanggilan terhadap sosok besar) merupakan terobosan yang baik untuk bisa meulihkan semangat dan dukungan masyarakat terhadap kinerja pemerintah," ujar Boni.

Langkah tegas pemerintahan Jokowi juga terlihat dengan ditetapkannya perusahaan milik Kerry, yakni GAP Capital, sebagai salah satu tersangka dari megakasus Jiwasraya.
Kerry juga dilaporkan ke KPK atas kasus ladang gas di Bekasi.

"Kita akan lihat sejauh maka kasus ini kedepan terus berkembang. Tapi yang pasti pemanggilan Kerry (Chalid) itu suatu yang besar, suatu hal yang membuat trust (keyakinan) publik terhadap penegakan hukum dan pemerintah kembali pulih dan semakin meningkat. Ini patut diapresiasi," katanya.

Di hadapan persidangan, Kerry berdalih tak mangkir dan baru menerima surat panggilan yang diantar ke rumahnya dan diterima security.

“Saya baru dapat panggilan kemarin,” kata Kerry di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Kerry kembali kembali akan diperiksa di PN Jakarta Selatan, Kamis (24/5). Sidang dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 13.00 WIB.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya