Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dikabarkan mendorong Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengurangi ketegangan dalam konflik Gaza menuju gencatan senjata/RMOL

Dunia

Biden Dorong Netanyahu Redam Pertempuran Di Gaza Dengan Gencatan Senjata

RABU, 19 MEI 2021 | 23:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Konflik yang meletus antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza beberapa waktu belakangan ini menjadi perhatian tersendiri bagi Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Menurut seorang jurubicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre pada Rabu (19/5), Biden mendorong Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengurangi ketegangan dalam konflik Gaza menuju gencatan senjata.

Dalam panggilan telepon, Biden mengatakan kepada Netanyahu bahwa sudah waktunya untuk menurunkan intensitas konflik, di mana warga sipil di kedua belah pihak telah terbunuh.


"Kedua pemimpin melakukan diskusi rinci tentang keadaan peristiwa di Gaza, kemajuan Israel dalam menurunkan kemampuan Hamas dan elemen teroris lainnya, dan upaya diplomatik yang sedang berlangsung oleh pemerintah daerah dan Amerika Serikat," ujar Jean-Pierre.

"Presiden menyampaikan kepada perdana menteri bahwa dia mengharapkan penurunan yang signifikan hari ini di jalan menuju gencatan senjata," sambungnya, seperti dikabarkan Reuters.

Belum ada tanggapan dari pihak Israel mengenai hal tersebut. Namun pihak Hamas yang mengusai Jalur Gaza segera merespon hal itu.

Jurubicara Hamas Hazem Qassam mengatakan mereka yang berusaha memulihkan ketenangan harus memaksa Israel untuk mengakhiri agresinya di Yerusalem dan pembomannya di Gaza.

Begitu itu terjadi, kata Qassam, mungkin ada ruang untuk membicarakan pengaturan untuk memulihkan ketenangan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya