Berita

Gubernur Jateng dan kader PDIP Ganjar Pranowo/Net

Politik

Kecil Kemungkinan Diusung PDIP Di Pilpres 2024, Ganjar Disarankan Mulai Jajaki Nasdem

RABU, 19 MEI 2021 | 21:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan menjajaki partai lain untuk memuluskan langkahnya berkontestasi di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat, sebagai kader PDIP Ganjar akan mendapatkan ganjalan dari internal partainya.

Analisa Dedi, Ganjar tidak cukup mampu mengakomodasi kepentingan elite PDIP. Apalagi, sosok Puan Maharani nampak disiapkan sebagai tokoh yang akan diusung PDIP di Pilpres mendatang.


"Melihat posisi Ganjar di PDIP rasanya kecil kemungkinan Ganjar dapat mengelola kepentingan elitnya sendiriMengingat di PDIP telah muncul nama Puan yang juga populer, pun Puan miliki posisi strategis yakni Ketua DPR," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/5).

Dedi melihat apa yang telah dicapai Joko Widodo saat maju Pilpres 2014 berbeda dengan kondisi Ganjar saat ini.

Kala itu, PDIP tidak memiliki tokoh populer yang layak diajukan untuk bertarung di Pilpres.

"Pilihan bagi Ganjar jika tetap ikut kontestasi 2024, akan lebih potensial jika ia mulai melirik Parpol lain, dan jalin komunikasi," demikian saran Dedi.

Lebih lanjut, Dedi menyarankan orang nomor satu di Jateng itu mulai menjajaki Partai Nasdem.

Mengingat, kata Ddi sampai saat ini Nasdem belum memiliki kader yang menonjol untuk diusung di kontestasi Pilpres 2024.

"Tentu Parpol yang tidak miliki kader menonjol dalam kontestasi Pilpres, setidaknya hingga hari ini, semisal Nasdem," tandas Dedi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya