Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang digadang berpeluang jadi Capres 2024/Net

Politik

Pernah Ingkari Perjanjian Batutulis, PDIP Justru Jadi Ganjalan Ganjar Capres 2024

RABU, 19 MEI 2021 | 18:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Poros Batutulis jilid II yang akan mengusung Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024 tidak sepenuhnya akan menjadi ganjalan bagi Ganjar Pranowo.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/5).

Kata Dedi, alasan poros Batutulis tidak menjadi ganjalan peluang Ganjar karena sebelumnya PDIP pernah mengingkari perjanjian Batutulis dan mengusung Joko Widodo di Pilpres 2014.


"PDIP punya pengalaman mengingkari Batutulis sebelumnya, catatan itu cukup menjadi pelajaran jika PDIP bukan pihak yang pandai menjaga perjanjian," demikian analisa Dedi, Rabu (19/5).

Menurut Dedi, ganjalan paling berat Gubernur Jawa Tengah itu adalah justru di internal elite partai berlambang Banteng itu.

Ganjar mempunyai tantangan apakah memiliki kemampuan dalam mengakomodasi kepentingan para elite PDIP atau tidak.

Dalam pandangan Dedi, Ganjar nampak susah mengelola kepentingan elite PDIP, apalagi Puan Maharani sebagai tokoh yang digadang-gadang dipasangkan dengan Prabowo memiliki popularitas yang terus menanjak.

"Di PDIP rasanya kecil kemungkinan Ganjar dapat mengelola kepentingan elitnya sendiri, memgingat di PDIP telah muncul nama Puan yang juga populer, pun Puan miliki posisi stratetis yakni Ketua DPR," demikian kata Dedi.

Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemili Bambang Wurjanto mengatakan bahwa tingginya elektabilitas Ganjar karena hasil pencitraan politik.

Bambang juga mengatakan apa yang dilakukan Ganjar tanpa seizin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya