Berita

Pasukan militer Amerika Serikat/Net

Dunia

Pentagon Kerahkan 60 Ribu Tentara Rahasia Ke Seluruh Dunia

RABU, 19 MEI 2021 | 17:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pentagon dilaporkan memiliki sekitar 60 ribu pasukan rahasia yang dikerahkan, baik di dalam maupun luar negeri, untuk program meminimalkan ancaman keamanan nasional Amerika Serikat (AS).

Newsweek melaporkan, jumlah pasukan tersebut 10 kali lebih besar dari elemen klandestin CIA, terdiri dari operasi yang bekerja menyamar, dengan beberapa dari mereka tertanam di perusahaan-perusahaan top di seluruh dunia.

Laporan itu menyebut pasukan tersebut telah dikerahkan oleh Pentagon selama 10 tahun terakhir, terlibat dalam tugas online maupun langsung, seringkali merupakan tentara, warga sipil, dan kontraktor.


Newsweek melaporkan bahwa tentara rahasia menjalankan tugasnya tanpa sepengetahuan atau persetujuan Kongres.

Dimuat The Independent, tentara rahasia itu diyakini dikerahkan ke Korea Utara, Rusia, dan Iran. Pentagon juga dipercaya memiliki anggaran sebesar 900 juta dolar AS untuk program tersebut.

Namun, ini digunakan untuk mendefinisikan tindakan yang diambil untuk melindungi operasi.

Dalam laporannya, Newsweek menyoroti kasus Ryan Fogle, agen yang diduga tentara rahasia. Ia adalah tersangka agen CIA yang ditahan di Rusia karena diduga mencoba merekrut seorang perwira intelijen Rusia.

Investigasi Newsweek juga mengungkapkan bagaimana sebuah perusahaan yang berbasis di North Carolina melatih agen bagaimana mengubah usia dan penampilan mereka menggunakan penyamaran dan melengkapi mereka dengan selongsong silikon yang memungkinkan mereka untuk mengubah sidik jari mereka.

Menurut Newsweek, hingga 30.000 pasukan pengurangan tanda tangan negara itu beroperasi di seluruh dunia dari Pakistan di Timur Tengah hingga Afrika Barat di selatan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya