Berita

Daning Saraswati selaku Komisaris PT RPI/RMOL

Hukum

Hari Ini, Daning Saraswati Akan Bersaksi Di Sidang Bansos Juliari Batubara

RABU, 19 MEI 2021 | 07:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sidang perkara dugaan suap bantuan sosial (bansos) sembako Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020 di Kementerian Sosial (Kemensos) akan kembali dilanjutkan pada hari ini, Rabu (19/5).

Sidang dengan agenda pembuktian keterangan saksi-saksi dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terdakwa Juliari Peter Batubara selaku mantan Menteri Sosial, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono akan berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Saksi untuk hari Rabu 19 Mei 2021 untuk Juliari, Adi dan Joko ada 6 orang," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu pagi (19/5).


Keenam orang saksi itu adalah, Wan Guntar selaku Direktur PT Rajawali Parama Indonesia (RPI); Selvy Nurbaity selaku Sekretaris Pribadi (Sespri) Juliari saat menjabat sebagai Mensos; Eko Budi Santoso selaku ajudan Juliari saat menjabat sebagai Mensos; Daning Saraswati selaku Komisaris PT RPI; Pranata Anando; dan Rendra Darmakusuma.

Selama proses penyidikan di KPK, saksi Daning Saraswati telah diperiksa penyidik sebanyak empat kali. Yakni pada Senin (1/3), Kamis (11/2), Selasa (19/1), dan Jumat (22/1). Daning selalu diperiksa untuk tersangka Joko pada saat itu yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Kemensos.

PT RPI sendiri merupakan perusahaan yang sengaja dibentuk oleh terdakwa Joko agar bisa mengikuti dan menjadi vendor pengadaan bansos sembako Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020.

Selanjutnya untuk saksi Selvy, disebut pernah menjadi perantara Juliari untuk menerima uang Rp 3 miliar dari Adi Wahyono selaku PPK dan kuasa pengguna anggaran (KPA) di Kemensos dalam pengadaan bansos sembako Covid-19 ini pada akhir Juni 2020 di lantai 1 ruangan Kepala Biro Umum Kantor Kemensos Salemba Jakarta.

Saksi Eko Budi pun juga pernah menjadi perantara Juliari untuk menerima uang Rp 1,5 miliar dari Joko dan Adi pada Mei 2020 yang merupakan uang dari kumpulan para vendor bansos.

Dalam perkara ini, Juliari didakwa menerima uang sebesar Rp 32.482.000.000. Uang itu terdiri dari Rp 1.280.000.000 dari Harry Van Sidabukke, Rp 1.950.000.000 dari Ardian Iskandar Maddanatja selaku Direktur Utama (Dirut) PT Tigapilar Agro Utama (TAU) dan Rp 29.252.000.000 dari para vendor penyedia bansos lainnya.
Uang itu diterima dalam kurun waktu sekitar Mei 2020 hingga Desember 2020 melalui Joko dan Adi.

Sementara itu, pihak pemberi suap dalam perkara ini yaitu Harry dan Ardian sudah divonis bersalah oleh Majelis Hakim dan dihukum masing-masing empat tahun penjara.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya