Berita

Polisi Israel berjaga di pusat kota Lod pada 12 Mei 2021/Net

Dunia

Kelompok Yahudi-Arab Rusuh, Israel Perpanjang Keadaan Darurat Di Lod

SELASA, 18 MEI 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Israel telah memperpanjang keadaan darurat di Lod seiring dengan masih terjadinya kerusuhan antara warga Yahudi dan Arab Israel.

Kementerian Pertahanan pada Selasa pagi (18/5) mengumumkan keadaan darurat diperpanjang selama 48 jam. Keputusan itu diambil atas rekomendasi Menteri Pertahanan Benny Gantz, polisi Israel, dan Kementerian Dalam Negeri.

Dengan perpanjangan tersebut, maka pemerintah dapat mengalokasikan pasukan penyelamat, mendistribusikan peralatan yang dibutuhkan, dan mengatur perbatasan, seperti dikutip The Jerusalem Post.


Di bawah jam malam, penduduk kota dilarang meninggalkan rumah mereka, kecuali menuju ke kawasan lindung di tengah tembakan roket atau untuk menerima perawatan medis darurat. Polisi memperingatkan bahwa pelanggaran larangan ini dapat dihukum hingga tiga tahun penjara.

Hampir setiap malam, situasi di Lod, Ramla, dan kota-kota lain dipenuhi kerusuhan dan pertikaian antara Yahudi dan Arab Israel sejak pekan lalu.

Banyak orang terluka, sedangkan rumah, kendaraan, hingga bisnis dirusak dan dibakar. Satu orang dilaporkan menjadi korban jiwa.

Kamis lalu (13/5), Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengunjungi Lod. Netanyahu mengatakan selama kunjungannya bahwa tidak ada ancaman yang lebih besar daripada gangguan internal yang terjadi di seluruh negeri.

Selain kerusuhan di dalam negeri, Israel juga tengah disibukkan dengan serangan ke wilayah pendudukan Palestina. Sejak 10 Mei, Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza yang membuat ratusan orang meninggal dunia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya