Berita

Ketua DPP PKS Netty Prasetiyani Aher/Net

Politik

Soal Palestina, Indonesia Jangan Hanya Mengutuk Tapi Harus Aktif Galang Dukungan Internasional

SELASA, 18 MEI 2021 | 13:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia diminta tidak berhenti sampai mengutuk keras aksi penjajahan dan kekerasan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap rakyat Palestina.

Pemerintah diharapkan bisa terlibat aktif dengan menggalang dukungan internasional terhadap rakyat Palestina.
 
Demikian disampaikan Ketua DPP PKS Netty Prasetiyani Aher kepada wartawan, Selasa (18/5).
 

 
"Sebagai negara mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia harus terlibat aktif menghentikan kekerasan Israel terhadap rakyat Palestina," ujar Netty.

"Indonesia juga harus mendorong lahirnya gerakan internasional untuk menciptakan perdamaian di Palestina" tambahnya.
 
Menurut Wakil Ketua fraksi PKS DPR RI ini, peran Indonesia sangat dinanti-nanti dunia internasional mengingat posisinya saat ini sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
 
"Jangan sampai status (anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB) tersebut hanya jadi pajangan yang tidak memiliki dampak apa-apa terhadap perdamaian di dunia," tuturnya.

"Konstitusi kita juga telah mengamanatkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, ini harus diingat," imbuhnya menegaskan.
 
Atas dasar itu, Netty menyatakan bentuk dukungan pemerintah terhadap Palestina tidak cukup hanya dengan seruan dan kutukan terhadap Israel.

Kata Netty, harus ada aksi konkret yang memiliki dampak signifikan.

"Ini bukan lagi soal Palestina maupun Israel tapi sudah menyangkut masalah kemanusiaan dan perdamaian di dunia," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya