Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Sulit Dapatkan Tiket PDIP, Duet Dengan Anies Juga Berat

SELASA, 18 MEI 2021 | 12:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan sulit maju dari partainya, PDI Perjuangan pada Pilpres 2024.

"Sulit, sepanjang PDIP masih dinakhodai Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani didorong untuk menjadi capres atau cawapres," kata pengamat politik M. Rizal Fadillah, Selasa (18/5).

Dia setuju dengan pandangan bahwa popularitas dan elektabilitas bisa didapat dari pencitraan.


"Bahwa soal survei sebagai bagian pencitraan karena lembaga survei independen, kredibel, dan berkarakter, kini tidak mudah. Lembaga survei cenderung pragmatik bisa diorder, bisa dibayar," ujar Rizal Fadillah.

Baca: Ketua PDIP: Elektabilitas Ganjar Bagian Dari Pencitraan, Belum Tentu Dapat Rekomendasi Megawati

Dan menurut Rizal Fadillah, begitu Ganjar Pranowo maju sebagai capres apalagi melalui kendaraan selain PDIP, tentu berbagai kelemahan Ganjar yang kini ditutup atau diredam, akan diungkap dan dibombardirkan, termasuk soal dugaan keterlibatan dalam korupsi e-KTP.

Adapun kemungkinan duet yang juga diperbincangkan, yaitu Anies Baswedan-Ganjar Pranowo, tampaknya sulit terealisasi.

Persoalan pertama, kendaraan Anies yang digadang-gadang PKS, Partai Nasdem, atau lainnya, belum jelas menerima Ganjar, apalagi tidak ada kendaraannya.

Kedua, Anies juga berpeluang besar dilamar oleh banyak calon lain seperti Ketua Umum Partai Demokrat AHY, bahkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Sehingga mungkin masih sangat berat terbentuk pasangan Anies-Ganjar," ucap Rizal Fadillah kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya