Berita

Pernyataan sikap Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jaya yang dipimpin Mohamad Taufik/Ist

Politik

Bakal Geruduk Kedubes AS, KAHMI Jaya Imbau Khatib Shalat Jumat Serukan Warga Ikut Aksi Solidaritas Bela Palestina

SELASA, 18 MEI 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kecaman terhadap aksi brutal zionis Israel terhadap warga Palestina yang terjadi belakangan ini terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat di tanah air.

Bahkan, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Jakarta Raya berencana menggelar aksi solidaritas untuk Palestina menyusul kekerasan brutal oleh militer Israel di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, dan Gaza.

Aksi solidaritas Palestina akan dilakukan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) pada Jumat mendatang (21/5).


Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jaya, Mohamad Taufik mengatakan, aksi akan digelar di Kedubes AS karena menjadi sekutu terdekat Israel.

Hal ini ditandai dengan sikap AS yang memblokir langkah Dewan Keamanan (DK) PBB mengeluarkan pernyataan bersama tentang kekerasan yang meningkat secara dramatis di Israel dan Palestina.

Taufik pun mengajak kepada masyarakat Jakarta untuk ikut turun aksi bersama menyampaikan sikap mengecam kejahatan kemanusiaan yang dilakukan zionis Israel.

“Kami minta khatib Jumat nanti menyerukan agar umat Islam ikut melakukan unjuk rasa bersama, sebagai dukungan kepada bangsa muslim Palestina,” kata Taufik yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (18/5).

Taufik berpandangan, serangan seporadis Israel tidak bisa dibenarkan karena serangan sangat brutal.

Selain KAHMI Jaya, aksi solidaritas rencananya diikuti Majelis Daerah KAHMI Jakarta Utara, MD KAHMI Jakarta Barat, MD KAHMI Jakarta Selatan, MD KAHMI Jakarta Timur, MD KAHMI Jakarta Pusat, MD KAHMI Kepulauan Seribu, dan Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Jaya.

“Aksi ini sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk merdeka dan terbebas dari belenggu penjajahan yang masih dipertontonkan hingga kini,” tegas Taufik.

Senada, Sekretaris KAHMI Jaya, Moehammad Amin menegaskan, pihaknya mendukung hak bangsa Palestina untuk membentuk negara di seluruh wilayahnya dengan referendum yang diikuti seluruh rakyatnya.

Kemudian, KAHMI menuntut pemerintah Mesir membuka blokade Gaza dan memberikan kebebasan kepada rakyat Palestina sehingga memudahkan akses distribusi bantuan kemanusiaan internasional.

“Kami juga meminta pemerintah Turki, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko memutus hubungan diplomatik, ekonomi, dan militer dengan Israel. Terakhir, mendorong pemerintah Indonesia menyetop pemberian visa bagi pemegang paspor Israel,” demikian Amin.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya