Berita

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur/Ist

Politik

Resmi Dilantik Ridwan Kamil, Bupati Dan Wakil Bupati Cianjur Dititipi Pesan Khusus

SELASA, 18 MEI 2021 | 09:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terpilih dalam Pilkada 2020, Herman Suherman dan Tb Mulyana Syahrudin, resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Selasa pagi (18/5).

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mengapresiasi warga Kabupaten Cianjur yang telah memberikan contoh teladan dalam pemilihan kepada daerah yang berlangsung secara aman dan damai.

"Mudah-mudahan dijadikan contoh bahwa pesta demokrasi harus seperti di Kabupaten Cianjur aman, damai, kondusif, dan memberikan hasil yang maksimal," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (18/5).


Kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik, Emil menitipkan pesan agar bisa langsung bekerja dan menjaga komunikasi antar-Bupati dan Wakil Bupati.

"Saya hanya mendoakan, satu harus harmonis, dua harus tahu posisi masing-masing sehingga bisa kompak bisa terus kondusif sampai akhir masa jabatan dengan akhir yang husnul khotimah," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurut Emil, Cianjur adalah kabupaten yang mempunyai potensi luar biasa. Karena itu, ia berpesan agar pasca-Covid-19 ini pertanian dan pangan terus dijaga karena terbukti tahan terhadap disrupsi.

"Maka maksimal kan itu di Kabupaten Cianjur. Jangan ada satu jengkal tanah di Cianjur yang menganggur tidak menjadi manfaat dalam ketahanan pangan," pinta Gubernur.

Tak hanya itu, Covid-19 juga mengajarkan bahwa daerah yang fokus pada pariwisata lokal ternyata tidak terganggu juga oleh disrupsi. Untuk itu, Emil meminta promosikan tempat-tempat wisata di Cianjur.

"Yang saya tahu wisata di Cianjur itu luar biasa, banyak air-air terjun yang belum tereksplorasi, banyak budaya lokal yang perlu dipromosikan, tentu dengan adaptasi baru yaitu protokol kesehatan," imbuhnya.

Emil pun meminta jangan menganaktirikan Cianjur Selatan. Ia berpesan agar mencari cara inovasi dalam upaya membangun Cianjur Selatan yang harus setara dengan Cianjur Tengah maupun Cianjur Utara.

Menurutnya, dalam membangun suatu daerah khususnya di Cianjur ada 8 pintu yang bisa digunakan. Yakni APBD daerah, APBD provinsi, APBN, dana KPBU, dana umat dana CSR, obligasi daerah, dan dana pinjaman bank khususnya Bank bjb.

"Jadi saya titip kalau Cianjur mau manjur, mau maju jangan selalu berpikir bahwa pembangun Cianjur hanya dengan dana APBD sendiri. Bangunlah Cianjur dengan konsep pentahelix di mana semua harus bersatu padu membangun Cianjur," tutur mantan Walikota Bandung ini.

"Jangan pernah menganggap Cianjur bisa dibangun oleh sendiri itu konsep yang keliru semua butuh semua orang, semua tidak akan bisa tanpa dukungan semua orang jadi konsep kolaborasi ini harus dimaksimalkan," tambahnya.

Emil juga mengingatkan agar kepala daerah terpilih memaksimalkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Layani rakyat dengan sepenuh hati. Kita ini melayani bukan dilayani, kita ini kelompok M bukan kelompok D. Dalam proses melayani rakyat saya titip jangan terlalu banyak ongkang-ongkang kaki di ruangan, banyak turun ke jalan maksimalkan blusukan," imbuhnya.

Terakhir, Emil menitipkan program pelayanan publik yang harus ditingkatkan dan sesuai dengan zaman. Yakni melek teknologi dan profesional saat melayani masyarakat.

"Kualitas kepemimpinan harus profesional. Dunia sudah berubah geopolitik sudah bergeser teknologi sudah memaksa. Jangan jadi pemimpin yang jadul pemimpin yang masih logika lama, kuasai digital kuasai apa itu 4.0 untuk Kabupaten Cianjur, kuasai itu bahwa sekarang sudah cashless tidak pakai uang tunai," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya