Berita

Ketua GKSB Parlemen Indonesia dan Palestina, Syahrul Aidi Maazat/Net

Politik

Palestina Sedang Kesulitan, Indonesia Bisa Ambil Peran Jadi Penggalang Bantuan

SELASA, 18 MEI 2021 | 09:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia sebagai negara muslim terbesar dunia didorong agar dapat berperan besar dalam menggalang dukungan internasional baik secara politik maupun ekonomi, yang sifatnya bantuan kemanusiaan terhadap Palestina.

Dorongan ini disampaikan Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia dan Palestina yang menilai konflik Israel dan Palestina dalam beberapa pekan terakhir telah memantik reaksi negara-negara di dunia.

"Saat ini Palestina sangat berharap peran Indonesia di dunia internasional. Terutama soal politik," ujar Ketua GKSB Parlemen Indonesia dan Palestina, Syahrul Aidi Maazat kepada wartawan, Selasa (18/5)


Menurutnya, jika resolusi PBB tidak dapat dikawal karena tekanan Amerika Serikat yang kuat, Indonesia dapat berperan di luar itu. Sama halnya seperti di negara-negara G-20, OKI, ASEAN atau hubungan bilateral dengan negara muslim atau negara yang prihatin.

Anggota Komisi V DPR RI ini menilai, Israel harus ditekan dari semua sisi. Ia menegaskan bahwa tidak boleh hanya sekadar beharap di PBB saja.

"Palestina sangat kesulitan saat ini. Indonesia dapat berperan dengan cara menggalang bantuan kemanusiaan dari negara muslim atau negara pendonor. Bantuan ini digunakan untuk perbaikan pasca konflik atau saat konflik," tuturnya.

"Tindakan nyata dari Indonesia, pemerintah dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk Palestina," demikian Syahrul Aidi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya