Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Menlu Retno: OKI Harus Bersatu Demi Palestina

SENIN, 17 MEI 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) telah melakukan pertemuan luar biasa level menteri luar negeri untuk membahas agresi Israel terhadap Palestina.

Pertemuan tersebut digelar secara virtual pada Minggu (16/5) atas saran dari Arab Saudi, dan dihadiri oleh 16 menteri serta menteri luar negeri nagara-negara anggota OKI.

Di dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa komitmen OKI terhadap kemerdekaan Palestina tidak pernah luntur.


Untuk itu, terdapat tiga langkah kunci yang diusulkan oleh Indonesia yang harus dilakukan oleh OKI.

Pertama, memastikan adanya persatuan di antara negara-negara anggota OKI, serta di antara semua pemangku kepentingan di Palestina.

"Tanpa persatuan, OKI tidak akan mampu menjadi penggerak bagi dukungan internasional untuk Palestina. Di saat yang sama, bangsa Palestina hanya bisa mencapai cita-citanya untuk merdeka apabila mereka bersatu," ujar Retno dalam konferensi pers usai pertemuan.

Langkah kedua adalah OKI harus mengupayakan terciptanya gencatan senjata segera, di mana semua tindakan kekerasan harus dihentikan secepat mungkin.

"Saya menyerukan agar masing-masing negara OKI menggunakan pengaruhnya masing-masing, menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mendorong gencatan senjata secepatnya," jelasnya.

Selain itu, OKI juga harus tetap fokus membantu kemerdekaan bangsa Palestina.

Dalam hal ini, Retno mengatakan, OKI harus berupaya lebih keras mendorong dimulainya kembali negosiasi multilateral yang kredibel, yang berpedoman pada parameter-parameter yang disetujui secara internasional dan demi tujuan mencari perdamaian berdasarkan prinsip solusi dua negara.

"Perjuangan untuk mendukung kemerdekaan Palestina masih jauh dari selesai. Persatuan negara OKI, saya tekankan lagi, harus terus kita jaga untuk mendukung perjuangan Palestina," tegas Retno.

"Together we have to act now," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya