Berita

Anak-anak Palestina tengah membawa bendera/Net

Politik

Berduka Atas Agresi Militer Israel, Hasan Basri: Dewan Keamanan PBB Mesti Ambil Tindakan Nyata

SENIN, 17 MEI 2021 | 03:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengeboman berat di Jalur Gaza meningkat sejak Senin (10/5). Pesawat tempur Israel mengebom situs-situs milik kelompok bersenjata Palestina, termasuk tempat fasilitas umum.

Dalam gencatan ini sedikitnya menewaskan 32 warga Palestina di Gaza. Sedangkan serangan dari Kubu Palestina menewaskan sedikitnya 11 warga Israel.

Menanggapi kondisi tersebut Wakil Ketua Komite II DPD RI, Hasan Basri mengaku sangat prihatin dan berduka atas berlanjutnya konflik dua negara tersebut.


“Ini sudah tidak dapat dibiarkan, kami mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segara mengambil langkah nyata menghentikan seluruh kekerasan dan menghadirkan keadilan serta perlindungan untuk warga Palestina” ujar Hasan Basri dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/5).

Hasan Basri menduga, korban tewas akan meningkat jika tidak ada tindakan tegas dari Dewan Keamanan PBB. Karena, serangkaian serangan udara Israel lainnya belum lama ini menghantam kamp pengungsi Shati di Gaza.

"Sejak serangan tersebut, korban menyebar lebih jauh di Tepi Barat yang diduduki di tengah bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanaan israel. Sedikitnya 132 warga Palestina, termasuk 32 anak-anak dan 21 wanita, telah tewas dan 950 lainnya terluka di Gaza," papar Hasan Basri.

“Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina dirampas oleh Israel. Agresi ini harus segera dihentikan karena telah menimbulkan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak," sambungnya.

Hingga Sabtu (15/5), Israel masih meneruskan serangannya di Gaza. Sehingga, Hasan Basri meminta kepada seluruh masyarakat untuk bersama- sama mendoakan dan memberi dukungan kepada saudara-saudara di Palestina.

"Yaitu, dalam mendapatkan hak kemerdekaan sebagai warga negara Palestina," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya