Berita

Runtuhnya Menara Al Jalaa di Kota Gaza, Palestina oleh serangan Israel/Net

Dunia

IDF: Menara Al Jalaa Adalah Basis Intelijen Hamas Untuk Menyerang Israel

MINGGU, 16 MEI 2021 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berdalih bahwa Menara Al Jalaa yang telah mereka bombardir pada Sabtu (15/5) merupakan basis operasi intelijen Hamas.

Menara Al Jalaa yang terletak di Kota Gaza dibombardir dengan tiga rudal Israel. Gedung 12 lantai itu diketahui berisi apartemen dan kantor dari media internasional, termasuk Al Jazeera dan Associated Press.

Sejumlah pihak, termasuk banyak organisasi media, mengutuk dan menyayangkan serangan tersebut dengan menganggapnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang menargetkan situs milik sipil.


Namun IDF lewat akun Twitter-nya pada Minggu (16/5), IDF menyebut serangan dilakukan lantaran menara tersebut merupakan basis penting bagi Hamas.

"Pangkalan itu mengumpulkan intel untuk menyerang Israel, membuat senjata dan menempatkan peralatan untuk menghambat operasi IDF," kata IDF, tanpa memberikan bukti.

IDF juga menyebut telah memberikan waktu yang cukup, yaitu satu jam, kepada warga untuk melakukan evakuasi sebelum serangan.

"Kami memperingatkan warga sipil di gedung tentang serangan kami karena keprihatinan atas keselamatan mereka dan memberi mereka cukup waktu untuk mengungsi dengan aman. Hamas dan Jihad Islam menggunakan waktu ini untuk mengambil barang-barang dari gedung. Kami bersedia membayar harga itu untuk tidak merugikan warga sipil mana pun," tambah IDF.

Namun dikutip dari Al Jazeera, sejumlah jurnalis meragukan hal tersebut. Mereka menyebut tidak memiliki indikasi bahwa Hamas menggunakan gedung tersebut untuk kegiatan intelijen mereka.

"Saya telah bekerja di kantor ini selama lebih dari 10 tahun dan saya tidak pernah melihat sesuatu yang mencurigakan... Di gedung ini, kami memiliki banyak keluarga yang kami kenal selama lebih dari 10 tahun, kami bertemu satu sama lain setiap hari dalam perjalanan keluar-masuk kantor," ujar jurnalis Al Jazeera, Safwat al-Kahlout.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya